Pererat Silaturahmi, FOMPI Gelar Perhelatan SIMBARA 2 di Jantung Kota Bandung

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Forum Musisi dan Penyanyi Indonesia (FOMPI) kembali menggelar aksi nyata dalam memperkuat ekosistem seni di Jawa Barat. Melalui perhelatan bertajuk SIMBARA 2 (Silaturahmi Musisi Bandung Raya) 2026, komunitas musisi lintas generasi berkumpul untuk menunjukkan eksistensi dan soliditas karya di Bandung Indah Plaza (BIP), Minggu (10/5/2026).

​Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 19.00 WIB ini menjadi magnet bagi warga Kota Kembang. Bukan sekadar pertunjukan musik, SIMBARA 2 dirancang sebagai ruang kolaborasi formal bagi para pelaku industri kreatif di wilayah Bandung Raya.

​Pengurus FOMPI, Abah Tatang Lakturo, menyatakan bahwa momentum ini merupakan langkah strategis organisasi dalam memayungi bakat-bakat lokal agar tetap memiliki ruang ekspresi yang representatif di tengah perkembangan industri digital.

​”SIMBARA 2 adalah wujud konkret dari semangat silaturahmi musisi Bandung Raya. Kami ingin memastikan bahwa komunikasi antar-musisi, baik senior maupun pendatang baru, tetap terjalin erat. Ini adalah wadah untuk saling mendukung dalam berkarya,” ujar Abah Tatang Lakturo saat dihubungi redaksi.

​Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme pengunjung yang tinggi saat menyaksikan deretan penampil seperti Gipsy Can, de’BAGOES, Blues Power, hingga Paduan Suara Alumni SMAN 5 Bandung. Keberagaman genre yang ditampilkan menegaskan citra Bandung sebagai “rahim” musisi berbakat di Indonesia.

Baca juga:  Yayasan BMA: Dongkrak Permasalahan Perkembangan Musik Di Kota Bandung

​Penyelenggaraan acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk kemitraan strategis dengan bank bjb dan kualitas teknis dari KiK Audio Visual Engineering. Sinergi antara organisasi profesi, sektor perbankan, dan pengelola pusat perbelanjaan ini diharapkan dapat menjadi role model bagi penyelenggaraan acara serupa di masa depan.

​Acara yang dipandu oleh trio host Dewilyna Utomi, Rony Ucing, dan Ivom Mulansari ini berjalan kondusif dengan pengawasan protokol keamanan dari pihak pengelola mall, memastikan kenyamanan bagi para penikmat musik yang hadir.

​Melalui tagar #FompiUntukSemesta, organisasi ini berharap kegiatan serupa dapat terus konsisten dilaksanakan demi menjaga denyut nadi kesenian di Kota Bandung agar tetap progresif dan inklusif. (Red)