Porosmedia.com, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa situasi Kota Bandung tetap aman dan terkendali pascaaksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat pada 29–30 Agustus 2025.
Meskipun sempat terjadi bentrokan, Farhan memastikan insiden tersebut berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas ke wilayah lain di Kota Bandung.
“Memang sempat terjadi bentrokan, tetapi berhasil kami lokalisasi hanya di sekitar Gedung DPRD Provinsi. Alhamdulillah, situasi Kota Bandung tetap terkendali,” ujar Farhan di Cihampelas, Minggu (30/8/2025).
Farhan menjelaskan, jajaran Pemerintah Kota Bandung bersama aparat keamanan dan elemen masyarakat bergerak cepat menjaga stabilitas situasi. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) secara penuh selama 24 jam.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memastikan empat sektor vital tetap berfungsi normal, yakni sekolah, pasar, rumah sakit, dan rumah ibadah, agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Farhan menegaskan, setiap warga memiliki hak menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi. Pemerintah, kata dia, akan selalu hadir untuk melindungi dan memastikan penyampaian pendapat berjalan damai.
“Silakan masyarakat menyuarakan aspirasi melalui aksi. Mereka tetap akan dilindungi. Jika ada yang terluka, pemerintah akan mengurus penanganannya,” jelasnya.
Ia juga menginformasikan perkembangan kondisi korban bentrokan. Dari tujuh orang yang sempat mendapat perawatan medis, enam orang sudah diperbolehkan pulang, sementara satu orang lainnya masih menjalani perawatan lanjutan dan direncanakan akan menjalani operasi setelah kondisi fisiknya stabil.
Farhan menegaskan, pemerintah akan selalu hadir untuk menjaga keamanan dan memastikan setiap aksi tetap berada dalam koridor damai.
“Kami akan selalu menjadi pihak pertama yang hadir setelah aksi selesai, memastikan situasi tidak meluas, dan menjaga Bandung tetap aman,” tegasnya.
Dengan penuh optimisme, Wali Kota Bandung mengajak seluruh warga menjaga kedamaian serta memperkuat solidaritas sosial.
“Bandung mah pasti aman,” pungkas Farhan.







