Taman Air Senilai RP10,5 Miliar Akan Dibangun di Padang Pariaman

Taman Air Tapakis Padang Pariaman
Desain Tapakis Waterpark dan Adventure atau Tawa yang akan segera dibangun di Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar. (Antara/Istimewa )

Porosmedia.com Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat akan segara memiliki Taman Air atau Waterpark mewah dengan nilai investasi diperkirakan Rp10,5 miliar. Taman Air Padang Pariaman ini rencananya akan diberi nama Tapakis Waterpark dan Adventure atau disingkat TAWA.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Kabupaten Padang Pariaman, Fakhriati mengatakan, taman air ini akan dibangun melalui investasi oleh investor daerah di Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

“Pembangunannya terdiri dari dua tahap dengan nilai dana yang fantastis. Tahap pertama Rp7 miliar dan tahap kedua Rp3,5 miliar,” kata Fakhriati seperti dikutip dari Antara di Parik Malintang, Sabtu.

Baca juga: Mengenal 6 UNESCO Global Geopark di Indonesia

Fakhriati mengatakan, saat ini pembangunan taman air masih dalam proses pengurusan izin. Ia juga mengatakan untuk tingkat kabupaten dikeroyok dengan organisasi perangkat daerah terkait agar cepat selesai.

Sedangkan izin di tingkat provinsi, lanjutnya pihaknya menyerahkannya kepada investor untuk mengurusnya secara mandiri lalu untuk izin tingkat pemerintah pusat dapat dilakukan dengan cara daring, jelas dia.

“Investor waterpark ini taat regulasi, beliau tidak mau mulai membangun sebelum izinnya selesai,” katanya.

Ia menyampaikan perkiraan pembangunan taman air tersebut dilakukan dalam beberapa bulan ke depan karena izinnya dapat cepat keluar.

Ia menjelaskan besarnya potensi dibangun taman air yang diberi nama Tapakis Waterpark dan Adventure atau Tawa tersebut yaitu lokasinya dekat pantai dengan cuaca relatif panas.

“Air di water park tersebut tidak terlalu dingin sehingga orang bisa betah berlama-lama di sana,” ujarnya.

Menurutnya investasi yang besar tersebut dapat menguntungkan daerah karena tidak saja dapat membuka lapangan pekerjaan dan usaha untuk warga namun juga menjadi potensi peningkatan pendapatan asli daerah berupa retribusi.

Selain itu, lanjutnya investor tersebut merupakan putra daerah Kabupaten Padang Pariaman sehingga dalam pembangunannya dirinya juga memikirkan peningkatan ekonomi warga dengan menyediakan gerai UMKM di Tawa.

“Jadi pariwisata Padang Pariaman maju yang diiringi dengan peningkatan ekonomi pelaku UMKM,” kata dia.

(Aadiaat MS / Antara)

Baca juga:  Harga Bitcoin, Ethereum, Dogecoin dll Turun Tajam, Investor Ketar-Ketir?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *