Porosmedia.com, Bandung – Ketua terpilih Pengprov PERBASI Jawa Barat, Epriyanto, menggelar konferensi pers guna merespons dinamika organisasi yang tengah menjadi sorotan publik. Agenda yang dihadiri oleh lebih dari 30 media nasional dan daerah ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2, Kartikasari Dago, Bandung, pada Rabu (15/4/2026).
Pertemuan ini merupakan langkah strategis Epriyanto dalam menanggapi polemik yang muncul menyusul terbitnya surat dari Pengurus Besar (PB) PERBASI tertanggal 10 April 2026. Surat tersebut berisi arahan mengenai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ulang serta pembentukan tim caretaker.
Dalam keterangannya, Epriyanto menegaskan bahwa keterbukaan informasi adalah kunci utama untuk menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan bola basket di Jawa Barat.
“Jumpa pers ini kami selenggarakan sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada publik dan insan basket agar seluruh informasi dapat disampaikan secara jelas dan transparan,” ujar Epriyanto.
Ia menambahkan bahwa pihaknya sangat menghormati kebijakan organisasi, namun merasa perlu memberikan penjelasan mendalam agar tidak terjadi distorsi informasi atau interpretasi yang keliru di masyarakat.
Terkait arahan Musda ulang, Epriyanto menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi dengan tetap berpijak pada aturan yang berlaku (AD/ART). Ia berharap agar setiap kebijakan strategis memiliki dasar hukum yang kuat sehingga tidak menciptakan preseden buruk bagi tata kelola organisasi di masa depan.
Poin-poin utama yang ditegaskan dalam forum tersebut antara lain:
Objektivitas: Mengajak semua pihak melihat persoalan secara objektif berdasarkan mekanisme organisasi yang sehat.
Legitimasi: Menekankan bahwa setiap keputusan harus memiliki landasan yang kuat agar dapat diterima oleh seluruh anggota.
Edukasi: Menjadikan dinamika ini sebagai pembelajaran untuk memperkuat tata kelola organisasi yang akuntabel dan demokratis.
Epriyanto optimistis bahwa melalui komunikasi yang terbuka dan pemberitaan yang berimbang, kondusivitas ekosistem bola basket di Jawa Barat dapat tetap terjaga.
“Kami berharap dinamika ini menjadi pembelajaran bersama. Melalui pemberitaan yang berimbang, kami yakin persatuan dalam ekosistem bola basket Jawa Barat dapat terus terjaga,” pungkasnya.
Hadirnya puluhan awak media dalam forum ini mencerminkan besarnya atensi publik terhadap arah kepemimpinan dan masa depan prestasi bola basket di Jawa Barat di tengah isu transisi kepengurusan yang sedang berlangsung.







