All Star X-Chexo Juarai Seri Perdana MSL Bandung: Sinergi Sport Tourism dan Pemberdayaan UMKM Lokal

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Peta kompetisi minisoccer antar-komunitas di Indonesia resmi bergulir di Kota Kembang. Gelaran bergengsi Minisoccer Super League (MSL) Championship Bandung Regional Series I sukses diselenggarakan di Lapangan Minisoccer Cozy Infini, Jl. Pahlawan No. 70, Bandung, pada Sabtu (30/5/2026).

​Turnamen sepak bola format 7 lawan 7 yang menggunakan bola resmi dari SPECS ini menyajikan persaingan ketat di antara lima komunitas papan atas Bandung Raya. Menggunakan format setengah kompetisi dengan durasi pertandingan 2 \times 15 menit, ajang ini diikuti oleh:

​Street Warriors Sport Community (SWSC), Perumda Pasar Juara, ​Assalam Teknik FC, ​Apookat United dan ​All Star X-Chexo

​Melalui performa yang solid, All Star X-Chexo berhasil keluar sebagai juara pertama. Sementara itu, posisi runner-up ditempati oleh Apookat United, yang pada turnamen kali ini diperkuat oleh mantan pemain Persib Bandung, Erwin Ramdani, sebagai marquee player.

​Keberhasilan All Star X-Chexo dan Apookat United di Regional Series I memastikan langkah mereka ke babak Regional Super Series. Di fase tersebut, mereka akan menanti dua tim terbaik dari Regional Series II yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.

Baca juga:  Semangat Paskibraka Kota Bandung: Mengabdi untuk Merah Putih di HUT RI ke-80

​Format kompetisi MSL dirancang secara berjenjang dan integratif: Regional Super Series: Mempertemukan tim-tim terbaik dari Regional Series I dan II.​National Series: Perebutan takhta juara tingkat nasional. Asia Championship: Juara nasional akan menjadi wakil resmi Indonesia di tingkat Asia yang direncanakan bergulir di Thailand.

​Selain memperebutkan gelar juara, MSL Championship edisi ini juga memegang peranan krusial sebagai wadah seleksi nasional untuk Tim Nasional Minisoccer Indonesia. Proses pemantauan bakat (talents scouting) ini dipantau langsung oleh Shin Tae-yong yang bertindak sebagai Technical Advisory Coach.

​Ajang ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Indonesian Football 7 Federation sekaligus Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Karbala, serta Sekjen Indonesian Football 7 Federation, Lutpi Ginanjar. Kehadiran keduanya adalah untuk mewakili Ketua Umum Indonesia Football 7 Federation, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman. Kehadiran jajaran petinggi federasi ini menegaskan komitmen dalam mengembangkan sepak bola 7 lawan 7 di Bandung, yang dikenal sebagai salah satu kota pelopor sport tourism.

​Ketua Pelaksana MSL Championship Bandung Regional Series I, Fahrudinal Fahri, menegaskan bahwa ekosistem Football 7 di Bandung diarahkan untuk menjadi stimulus bagi penggerak ekonomi lokal.

Baca juga:  Perkuat Ukhuwah, Komunitas IKHTAH Gelar Ngaji Bersama H. Iman Lestariono di Teras Murba

​”Pengembangan potensi ekonomi adalah dampak nyata yang kami harapkan dari ekosistem ini. Sektor UMKM mulai dari pengelolaan venue lapangan, event organizer, hingga industri kreatif seperti desain dan apparel, diutamakan menyerap potensi lokal. Dengan demikian, perputaran ekonomi akan tumbuh lebih besar. Bandung memiliki identitas kuat sebagai kota kreatif dan pusat sport tourism,” ujar Fahrudinal.

Melalui integrasi antara pembinaan prestasi atlet, penguatan ekonomi kreatif, serta digitalisasi manajemen event, MSL Championship diharapkan mampu menjadi barometer baru bagi kompetisi olahraga yang dikelola secara profesional sekaligus memberikan dampak positif bagi sosial-ekonomi masyarakat.