Porosmedia.com, Bandung– 10 Agustus 2025, Solidaritas Pekerja, Pelaku, dan Pengusaha Pariwisata Jawa Barat (SP3JB) menyerukan intervensi langsung dari pemerintah pusat untuk mengatasi krisis yang tengah melanda pekerja sektor pariwisata di Jawa Barat.
Koordinator SP3JB, Herdis Subarja, menegaskan bahwa situasi saat ini sudah berada di titik memprihatinkan. Menurutnya, ribuan pekerja pariwisata kehilangan mata pencaharian akibat kebijakan dan kondisi industri yang tak kunjung membaik.
“Berdasarkan laporan sementara dari berbagai kabupaten/kota, diperkirakan sekitar 4.000 pekerja benar-benar berhenti bekerja dan praktis tanpa penghasilan. Ini bukan sekadar angka, tetapi nasib ribuan keluarga,” ujar Herdis.
Ia meminta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, segera mengambil langkah taktis dan menghentikan polemik yang tidak relevan dengan penyelamatan sektor pariwisata. Herdis menilai jika tidak ada tindakan cepat, seluruh ekosistem usaha pariwisata di Jawa Barat berpotensi lumpuh total, yang pada akhirnya akan mencoreng citra kepemimpinan daerah.
“Jauh sebelum Pak Gubernur menjabat, kondisi ekonomi keluarga kami memang sudah tertekan. Tapi kali ini, situasinya jauh lebih berat. Kami sudah bertahan sebisanya, namun sekarang banyak yang benar-benar jatuh,” tambahnya.
SP3JB menilai perlunya perhatian serius dari pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Kementerian Perhubungan, termasuk dukungan DPR RI melalui komisi terkait.
“Kami menganggap situasi ini tidak lagi bisa diatasi hanya di tingkat provinsi. Pemerintah pusat harus turun langsung, melihat kondisi di lapangan, dan segera mengambil kebijakan yang konkret serta efektif,” tegas Herdis.
SP3JB memastikan akan terus menyuarakan aspirasi pekerja pariwisata agar persoalan ini menjadi perhatian nasional. Herdis menutup pernyataannya dengan harapan bahwa langkah penyelamatan dapat dilakukan secepat mungkin demi keberlangsungan hidup ribuan pekerja dan keluarganya di Jawa Barat.







