Peringati HUT ke-81 RI, Yayasan Sahabat Nusantara Sebar Ribuan Benih Ikan dan Pasang Signboard di Lembah Tengkorak

Avatar photo

Porosmedia.com, Kab. Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Yayasan Sahabat Nusantara menggelar aksi konservasi lingkungan di kawasan Lembah Tengkorak, kaki Gunung Pangparang, perbatasan Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung, pada Sabtu hingga Minggu (16–17/8/2026).

​Rangkaian kegiatan pelestarian alam tersebut meliputi pengibaran bendera di area danau alami, revitalisasi papan petunjuk dan imbauan keselamatan (signage), penebaran ribuan bibit ikan, aksi pembersihan sampah (clean-up), hingga konsolidasi antar penggiat alam se-Bandung Raya.

​Ketua Yayasan Sahabat Nusantara, Djati Pranoto, menyampaikan bahwa aksi nyata ini dirancang untuk mendorong partisipasi publik dalam menjaga keberlanjutan ekosistem hutan dan danau di kawasan tersebut.

​“Momentum HUT RI ke-81 kami manfaatkan untuk mengedukasi serta mengajak masyarakat dan pegiat alam menjaga kawasan yang memiliki fungsi ekologis penting ini,” ujar Djati, yang juga menjabat sebagai Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Barat, Minggu (17/8/2026).

​Sebagai bentuk simbolis peringatan kemerdekaan, panitia melepas 8.100 ekor benih ikan ke danau alami Lembah Tengkorak. Selain itu, para peserta melakukan pembenahan fasilitas informasi, seperti papan petunjuk arah dan imbauan keselamatan, guna mendukung kenyamanan serta keamanan para pengunjung.

Baca juga:  Peringati HUT TNI Ke-79, Satgas Yonif 323 Buaya Putih Bagikan Sembako Kepada Tokoh Agama dan Masyarakat

​Aksi mitigasi dampak lingkungan juga diwujudkan melalui pengumpulan sampah plastik dan limbah domestik di titik-titik perkemahan serta jalur perintasan. Langkah ini dinilai mendesak mengingat popularitas jalur trekking Lembah Tengkorak yang terus meningkat berpotensi menambah beban pencemaran jika tidak diimbangi kesadaran pengunjung.

​“Minat kunjungan ke kawasan ini terus tumbuh. Karena itu, kebersihan, kelengkapan informasi kawasan, serta keselamatan pengunjung harus menjadi perhatian bersama,” tutur Djati.

​Kegiatan terbatas bagi 50 peserta dari unsur komunitas pecinta alam, event organizer, dan masyarakat umum ini diselenggarakannya melalui kolaborasi lintas pihak, di antaranya Perhutani KPH Bandung Utara, pengelola kawasan, Mahasiswa Pecinta Kelestarian Alam Universitas Pasundan (MAPAK ALAM Unpas), Connectinc Indonesia, Rakyat Bantu Rakyat, AHR Printing, serta Jelajah Clothing Adventure.

​Yayasan Sahabat Nusantara menargetkan aksi konservasi ini berlanjut secara berkelanjutan melalui program turunan seperti Lembah Tengkorak Lestari Vol. 2 dan Save Water Run 2027.