Koalisi Partai Non Parlemen Menilai Rizki Akbar Fatoni dari Partai Golkar layak jadi Calon Wali Kota Bandung

Jajat Sudrajat

Porosmedia.com, Bandung – Salah satu Bakal Calon Wali Kota Bandung yang diusung Partai Golkar yaitu Rizki Akbar Fatoni. Sebelumnya Wakil Sekretaris Jenderal Koordinator Penggalangan Pemilih Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Juwanda, mengungkap bahwa partainya telah menerbitkan surat tugas untuk lima nama maju dalam Pilkada Kota Bandung.

Lebih mendalam perjalanan waktu,  Rizki Akbar Fatoni melakukan giat Silaturahim dan Diskusi Koalisi Partai Non Palemen, pada acara, Sabtu, (15/06) di House Of Tjihapit, Jl. Cihapit no.27, Kota Bandung dengan agenda  makan malam, pemaparan ketua koalisi atau yang mewakilinya dan pesan Kang Akbar dan pandangan para Ketua Parpol.

Paska diskusi yang cukup memakan waktu, tak letih bagi pewarta yang penasaran apa sih yang dimaksud rapat semi tertutup tersebut.

Rizki Akbar Fatoni, usai diskusi tak lepas dari pandangan media untuk diajak giat doors stop. Diawali dengan pertanyaan diskusi apa ? Rizki Akbar Fatoni yang asli seorang Pacun dan didikan regenerasi Partai Golkar menerangkan bahwa diskusi ini tentang konsep kolaborasi antara saya yang telah mendapatkan mandat dengan para Koalisi Partai Non Parlemen di Kota Bandung.

Baca juga:  Aspirasi Masyarakat Tidak Dapat Langsung Bisa Dieksekusi Oleh Anggota DPRD

Kesepakatan dalam diskusi ini ingin merangkul semua masyarakat Kota Bandung agar lebih berperan di kota Bandung. Secara teori sudah dipahami oleh Koalisi Partai Non Parlemen seperti Partai PBB, Partai Glora, Perindo, Partai Ummat dan Partai Kebangkitan Nusantara. Bagi Kang Akbar ini energi yang positif dan memberikan rasa semangat dan optimis.

Tinggal kita aplikasikan jikalau diberi kesempatan menjadi calon tetap di Partai Golkar dan resminya pendukungan dari Partai Non Parlemen dan partai yang masuk Parlemen.

“saya sadar tidak bisa sendirian untuk mewujudkan semua cita-cita masyarakat Bandung. Tentunya ini perlu kolaborasi bersama sama terlebih heterogennya warga Bandung’, terang Kang Akbar sapaan akrabnya.

Masih kata Kang Akbar, disinggung tentang visi membangun Kota Bandung ke depan, Kang Akbar akan memberikan kesejahteraan, menciptakan harmonisasi antar warga, berkeadilan; tidak tebang pilih, intinya bukan hanya pemberantasan korupsi saja). Bagi Kang Akbar hal tersebut pun jangan hanya wacana dan pencitraan semata. Karena masyarakat perlu bukti, tegasnya.

Disamping itu, jika telah ada keputusan penuh terhadap dirinya yang ingin Kang Akbar lakukan  di beragam masalah Kota Bandung adalah mengurangi kemiskinan, pengangguran dan memberi layak hidup lebih bagi anak yatim piatu.

Baca juga:  Konten Partai Politik di Situs Website bandung.go.id Sempat Diretas

Ditambah, ada pesan dalam diskusi tadi. Lanjut Kang Akbar, yaitu membongkar inti masalah Kota Bandung terkait masalah sampah, kemacetan dan kemiskinan.

Dicolek sejauh mana komunikasi politik dengan partai yang masuk Parlemen. Ungkap Kang Akbar semuanya masih menunggu. Begitupun Partai Golkar, cetus Kang Akbar yang sudah memiliki slogan yakni Bandung Akbar [Asik, Bersih, Asri dan Raharja atau sejahtera]  tutup Kang Akbar.

Ahmad SAp, MAp selaku Ketua Partai Glora  Kota Bandung didampingi Boyke Hendarsyah Sekjen Partai Glora Kota Bandung

Ditempat yang sama, Ahmad SAp, MAp selaku Ketua Partai Glora  Kota Bandung didampingi Boyke Hendarsyah Sekjen Partai Glora Kota Bandung sekaligus Sekretaris Koalisi Partai Non Parlemen menuturkan kenapa harus Kang Akbar. Menurut Kang Ahmad sedikit santuy dan tenang menjawab bahwa kedatangannya bukan final untuk menentukan Kang Akbar sebagai Calon yang akan diusung atau di ditetapkan sebagai pendukung tetap Kang Akbar. “Ini hanya silaturahmi saja”, kata Kang Ahmad

Tapi dirinya mengakui tentang sosok Kang Akbar yang berbeda dari figur kandidat calon Wali Kota Bandung lainnya. ” Kalau berjodoh kenapa tidak. Kami melihat perjalan beliau begitu cakap dan memahami tentang Kota Bandung secara baik,” lanjut Kang Ahmad.

Baca juga:  Budi : Diduga Terkuak Penipuan Tidak Ada Akses Jalan dan IMB
Nama ketua DPD Partai PERINDO Kota Bandung, DR. (C) Ir. Heri Sismoro, ST., MT.

Senada dikatakan Heri Sismoro Ketua DPD Partai Perindo Kota Bandung menuturkan bahwa undangan ini adalah menyatukan kesepahaman untuk mengatasi masalah Kota Bandung.

Visi mengurangi pengangguran dari kang Akbar adalah salah satu solusi mengurangi tindakan anarkis dan pidana. Hal itu adalah penyakit kota yang harus dicari jalan keluarnya.

Apalagi saya memandang bahwa Kang Akbar Calon Wali Kota yang jauh dari rekam jejak tercela secara pribadi maupun keluarganya. Kang Akbar bukan pelaku Koruptor dan bukan pecinta poligami.

Setidaknya itu adalah komitmen seorang pemimpin yang menghormati dirinya. Namun namanya juga politik, Kang Akbar harus waspada terhadap pesaing di internal partai sendiri. Contoh diisukan Atalia akan mundur dari pencalonan Wali Kota. Berbeda jika Atalia mengundurkan diri dari niat dan dukungannya. Tapi Kang Akbar harus yakin, semangat dan optimis akan membuahkan hasil baik, pungkas Kang Heri yang didampingi sejumlah Partai Perindo Kota Bandung di malam salah satu jalan di Bandung Wetan.