Porosmedia.com, Bandung – Menjelang laga krusial pekan ke-27 Liga Indonesia antara Persib Bandung melawan Bali United, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memperketat pengawasan di area Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/4/2026).
Langkah preventif ini diambil guna memastikan pertandingan yang dijadwalkan kick-off pukul 19.00 WIB tersebut berjalan tertib, aman, dan bebas dari potensi gangguan keamanan maupun pelanggaran hukum.
Kasatpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, menegaskan bahwa pihaknya telah memetakan titik-titik krusial untuk meminimalisir penumpukan massa tak bertiket. Sebanyak 40 personel khusus disiagakan untuk mem-back-up pengamanan di dua pintu masuk utama, yakni Zona Sapan dan Zona Cimincrang.
”Personel kami bagi menjadi dua tim di titik strategis tersebut. Fokus utamanya adalah melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan serta validasi tiket penonton,” ujar Bambang dalam keterangannya, Minggu (12/4).
Dalam upaya penegakan aturan di area stadion, Bambang mengingatkan agar para oknum tidak mencoba-coba menggunakan tiket palsu atau datang tanpa atribut resmi. Satpol PP berkoordinasi intensif dengan jajaran Polrestabes Bandung dan Kodim untuk melakukan tindakan tegas namun terukur.
”Bagi penonton yang tidak mengantongi tiket resmi atau kedapatan membawa tiket palsu, kami pastikan tidak akan diberikan akses masuk. Kami bekerja sama dengan unsur TNI/Polri untuk menjaga integritas sistem pengamanan ini,” tegasnya.
Selain masalah tiket, pemeriksaan body checking dilakukan secara berlapis untuk mengantisipasi masuknya barang-barang berbahaya yang dilarang oleh regulasi kompetisi maupun undang-undang, seperti: Petasan dan flare (cerawat), Senjata tajam (Sajam), Minuman keras dan obat-obatan terlarang.
Mengingat posisi Persib yang sedang berjuang di puncak klasemen, antusiasme Bobotoh diprediksi akan memuncak. Namun, Pemkot Bandung mengimbau agar energi positif tersebut tidak berujung pada euforia berlebihan yang merugikan publik.
”Kami sangat menghargai dukungan Bobotoh sebagai energi tambahan bagi tim. Namun, kami instruksikan agar setelah pertandingan usai, massa segera membubarkan diri dengan tertib. Tidak perlu ada konvoi di jalan raya yang dapat mengganggu ketertiban umum,” tambah Bambang.
Pihak otoritas berharap, kerja sama antara suporter dan petugas keamanan dapat menjaga marwah Kota Bandung sebagai tuan rumah yang kondusif, sekaligus mendukung kelancaran langkah Maung Bandung menuju tangga juara. (PM)







