Porosmedia.com, Bandung – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung sukses memastikan kesiapan infrastruktur teknis, khususnya Alat Penerangan Jalan (APJ), guna mendukung penuh perhelatan akbar “Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda”. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan kenyamanan peserta serta masyarakat, baik sebelum, selama, hingga sesudah acara berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung H. Rasdian Setiadi, S.IP., MM, melalui koordinasi tim di lapangan menyatakan, Minggu, (17/05/2026) melalui pesan medsos, bahwa dukungan ini difokuskan pada pemantauan dan pengamanan jalur-jalur utama yang akan dilintasi oleh rombongan kirab. Meskipun beberapa ruas jalan, seperti Jalan Supratman, berstatus sebagai jalan provinsi, Dishub Kota Bandung tetap memberikan dukungan penuh sebagai bentuk kolaborasi lintas instansi demi kesuksesan acara tersebut.
Kata, Rasdian, berdasarkan laporan teknis lapangan pada Sabtu (16/5/2026), Dishub telah menyiagakan dua regu khusus APJ yang ditempatkan di titik-titik krusial:
- Regu Utara 1: Berjaga di Jalan Supratman (tepatnya di seberang Hotel Mercure). Regu ini bertanggung jawab melakukan pemantauan intensif dan pengamanan instalasi penerangan di sepanjang jalur Jalan Supratman.
- Regu Selatan: Disiagakan di area halaman parkir SPX Express, Jalan Jakarta. Tim ini difokuskan untuk mengawal kesiapan penerangan di sepanjang koridor Jalan Jakarta yang diprediksi akan menjadi salah satu titik keramaian massa.
Pengerahan petugas ini, Lanjut Rasdian, merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) dalam mengawal kegiatan berskala besar di Kota Bandung. Kehadiran petugas APJ di lapangan bertujuan untuk mengantisipasi adanya kendala teknis kelistrikan jalan yang dapat menghambat jalannya prosesi budaya atau membahayakan pengguna jalan.
”Bersama menerangi jalan, bersama merawat budaya, bersama membangun Bandung untuk Tatar Sunda,” menjadi semangat yang diusung dalam pengamanan ini. Personel Dishub dipastikan standby di lokasi untuk merespons cepat setiap kebutuhan teknis, memastikan atmosfer Milangkala Tatar Sunda tetap semarak dengan dukungan pencahayaan yang optimal, pungkas H. Rasdian.







