Siswa Kelas XII SMK Bahagia Bandung Tuntaskan Presentasi Laporan PKL Semester Ganjil 2026

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Sebanyak siswa kelas XII SMK Bahagia Bandung dari Kompetensi Keahlian Perhotelan, Kuliner, serta Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) secara resmi telah menyelesaikan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau On the Job Training (OJT). Sebagai bentuk pertanggungjawaban akademis, para siswa melaksanakan presentasi laporan akhir pada Selasa dan Rabu, 3-4 Februari 2026.

​Kegiatan yang berlangsung di area selasar SMK Bahagia Bandung ini merupakan fase evaluasi setelah para siswa terjun langsung ke Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) selama enam bulan. Selain sebagai syarat kelulusan dalam kurikulum, presentasi ini juga dihadiri oleh siswa kelas X dan XI sebagai sarana edukasi dan berbagi pengalaman (knowledge sharing).

​Dalam pemaparannya di hadapan guru pembimbing dan penguji, para siswa mengulas detail aktivitas operasional yang mereka jalankan di berbagai departemen, mulai dari Front Office (FO), Housekeeping (HK), Kitchen (Food & Beverage Product), Food & Beverage Service (FBS), Pastry, hingga IT Support.

​Siswa yang melakukan presentasi pada hari pertama (Selasa) berasal dari penempatan hotel-hotel ternama seperti Hotel Sheraton, Vasaka, De Braga, Moxy, Papandayan, Grand Cordelia, dan Hotel Voco. Sementara pada hari kedua (Rabu), presentasi dilanjutkan oleh siswa yang telah menyelesaikan masa PKL di berbagai instansi strategis dan perhotelan lainnya, termasuk PT. POS Indonesia, DPD RI, PT. Pindad, DPRD Jawa Barat, hingga My ID dan PT. Urban.

Baca juga:  Agis: Martabat di Atas Kanvas dan "Tamparan" Bagi Keadilan Sosial

​Output dari kegiatan PKL tahun ini menunjukkan hasil yang sangat positif. Tidak hanya sekadar memaparkan tantangan dan solusi teknis yang ditemukan di lapangan, sejumlah siswa dilaporkan telah mendapatkan tawaran untuk langsung bergabung (bekerja) di tempat mereka melaksanakan PKL.

​”Kegiatan ini memberikan manfaat besar dalam membentuk mentalitas profesional siswa sebelum mereka benar-benar memasuki pasar kerja. Kami berharap pengetahuan dan keterampilan yang didapat selama enam bulan di industri dapat diaplikasikan secara optimal,” ujar perwakilan pihak sekolah dalam keterangannya.

​Para siswa juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak perusahaan rekanan yang telah memberikan ruang bagi mereka untuk mengasah keterampilan teknis (hard skills) maupun kemampuan adaptasi (soft skills). Dengan berakhirnya rangkaian presentasi ini, siswa kelas XII diharapkan mampu membawa standar profesionalisme industri ke dalam lingkungan sekolah dan karier mereka di masa depan.