Porosmedia.com, Bandung – Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Buruh Nasionalis Indonesia (DPW SBNI) Jawa Barat secara resmi menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan jajaran Kepolisian dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Jawa Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua SBNI Jawa Barat, Rd. Yadi Suryadi—atau yang akrab disapa Kang Yadi—dalam pertemuan internal organisasi di Bandung. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab organisasi dalam mengawal iklim investasi dan produktivitas daerah yang kondusif.
Dalam keterangannya, Kang Yadi menekankan bahwa sinergi dengan aparat penegak hukum tidak akan mengurangi daya kritis organisasi terhadap kebijakan yang dinilai belum berpihak pada kesejahteraan buruh.
”Kami tetap memegang teguh peran kritis terhadap kebijakan yang menyentuh hak-hak buruh. Namun, dalam menyampaikan aspirasi, SBNI berkomitmen menjunjung tinggi supremasi hukum dan mengedepankan ruang dialogis yang konstruktif,” ujar Kang Yadi.
SBNI Jawa Barat memastikan bahwa seluruh anggota akan berkoordinasi secara intensif dengan pihak Kepolisian dalam setiap agenda penyampaian pendapat di muka umum. Hal ini dilakukan guna memastikan setiap aksi unjuk rasa berjalan:
Aman: Melindungi massa aksi dari provokasi pihak luar.
Tertib: Mengikuti aturan hukum sesuai UU No. 9 Tahun 1998.
Humanis: Tidak mengganggu aktivitas masyarakat umum maupun fasilitas publik.
Menurut Kang Yadi, stabilitas keamanan adalah kepentingan kolektif. Jika situasi wilayah aman, maka roda ekonomi akan bergerak positif, yang pada akhirnya memberikan dampak baik bagi para pekerja.
Pihak Kepolisian mengapresiasi sikap kooperatif SBNI Jawa Barat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara aparat keamanan dan elemen masyarakat sipil, khususnya kelompok buruh, guna meminimalisir potensi gesekan di lapangan.
Melalui komitmen ini, SBNI Jawa Barat ingin membuktikan bahwa perjuangan hak-hak pekerja dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga stabilitas wilayah. Sinergi yang kuat diyakini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Jawa Barat yang aman, produktif, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.







