Porosmedia.com, Depok – Mengusung tema “Perkuat Silaturahmi, Hidup Jadi Berkah, Rezeki Melimpah”, Majelis Taklim (MT) Balai Wartawan Kota Depok menyelenggarakan kegiatan Halalbihalal di Villa Eldia 2, kawasan Cilember, Cisarua, Puncak, Bogor, pada Selasa hingga Rabu (22-23/04/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan agenda arisan rutin ini menjadi momentum strategis untuk mempererat ukhuwah antar-pengurus dan jemaah pasca-Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Semangat kebersamaan tersebut juga selaras dengan perayaan HUT ke-27 Kota Depok yang mengusung slogan “Bersama Depok Maju”.
Ketua MT Balai Wartawan Kota Depok, Adie Rakasiwi, membuka rangkaian acara dengan penuh apresiasi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi di tengah dinamika profesi kewartawanan.
”Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh rekan-rekan. Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya menjaga kekompakan dan kekeluargaan agar tetap konsisten dalam jalur yang positif,” ujar Adie, Rabu (23/04/2026).
Pada kesempatan tersebut, Adie juga menyampaikan pesan khusus terkait hari jadi Kota Depok yang ke-27. Ia berharap di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Supian Suri – Chandra Rahmansyah, pemerataan pembangunan di segala lini dapat segera terwujud.
”Selamat Ulang Tahun ke-27 Kota Depok. Harapan kita bersama, Kota Depok terus bergerak maju dengan perubahan yang dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ustaz Syahruddin Al Fikri dalam tausiahnya memaparkan esensi Halalbihalal sebagai sarana pembersihan hati dan penguatan ukhuwah Islamiyah. Beliau mengingatkan bahwa keberkahan hidup seringkali lahir dari kedisiplinan dan kebermanfaatan bagi sesama.
”Keberkahan itu tercermin dari kebiasaan baik yang konsisten, meski terlihat sederhana namun dampaknya besar bagi kualitas hidup,” tutur Ustaz Syahruddin.
Ia juga berpesan kepada para jurnalis yang tergabung dalam MT Balai Wartawan agar tetap istiqomah dalam menjalankan tugas profesinya. Di tengah kesibukan meliput berita, ia mengajak para wartawan untuk tetap meluangkan waktu dalam kegiatan pengajian rutin bulanan sebagai bentuk penyeimbang spiritual.
Acara yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi bagi jemaah yang hadir, serta doa bersama untuk kesembuhan anggota yang sedang berhalangan hadir karena sakit. (Raezal)







