Pemprov Jabar Gandeng UI Dorong IKM Naik Kelas Lewat Program Inkubasi 2026

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Guna menekan dominasi produk impor dan memperkuat rantai pasok lokal, Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi membuka pendaftaran Program Inkubasi Industri Kecil Menengah (IKM) 2026. Program yang menargetkan 200 pelaku usaha terpilih ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Disperindag Jabar dengan Science Techno Park (STP) Universitas Indonesia.

​Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar, Nining Yuliastiani, mengungkapkan bahwa inisiatif ini lahir sebagai respons atas rendahnya daya saing produk lokal terhadap barang impor serta adanya kesenjangan standar kualitas di tingkat IKM.

​Selama tiga bulan masa inkubasi, para peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga pendampingan teknis yang mencakup:

Diagnosis Kesehatan Bisnis: Evaluasi mendalam terhadap manajemen internal.

Pelatihan Eksklusif: Manajemen usaha, strategi branding, hingga digitalisasi keuangan.

Akses Legalitas: Fasilitasi sertifikasi Halal, HAKI Merek, serta Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Persiapan Modal: Pelatihan penyusunan pitching deck untuk menjaring investor.

​​Nining menegaskan, pengembangan IKM saat ini tidak boleh lagi terjebak pada aspek promosi semata. Fokus utama Pemprov Jabar adalah mendorong produk lokal masuk ke dalam value chain (rantai nilai) industri besar.

Baca juga:  Sengkarut Aset Pemprov Jabar: 135 Titik Bermasalah Ditemukan, Desakan Audit Investigatif Mulai Menguat

​”Tantangan terbesar kita adalah keberlanjutan. Kami ingin IKM Jabar tidak sekadar bertahan, tapi mampu menggantikan peran bahan baku impor dalam industri nasional,” ujar Nining dalam keterangannya saat gelar wicara daring, Kamis (25/2/2026).

​Senada dengan hal tersebut, Direktur STP UI, Chairul Hudaya, menekankan pentingnya sentuhan inovasi dan riset agar produk IKM memiliki nilai jual lebih tinggi dan memenuhi standar ekspor.

​​Bagi pelaku usaha yang ingin memperluas jangkauan pasarnya, pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring. Berikut detailnya:

Link Pendaftaran: https://bit.ly/LinkPendaftaranIKMIstimewa, Periode: 26 Februari s.d. 17 Maret 2026. ​Target Peserta: Pelaku IKM di 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

​Program ini diharapkan menjadi katalisator bagi transformasi IKM tradisional menuju pengelolaan bisnis modern yang lebih akuntabel dan bankabel, sehingga lebih mudah mendapatkan akses pendanaan maupun kerja sama strategis.

Sumber: Humas Jabar / Disperindag Jabar