Porosmedia.com, Jakarta – Kepemimpinan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan kini resmi dinakhodai oleh sosok berpengalaman luas, Djaka Budhi Utama. Melalui proses pelantikan resmi yang berlangsung pada tanggal 23 Mei 2025, figur berlatar belakang militer tangguh ini mengemban amanah besar untuk mengawal kebijakan fiskal, fasilitasi perdagangan, serta perlindungan perbatasan negara.
Lahir di Jakarta pada 9 November 1967, Djaka Budhi Utama mengawali pengabdian panjangnya kepada bangsa melalui jalur militer. Beliau merupakan alumni tulen Akademi Militer (AKMIL) angkatan tahun 1990.
Pendidikan Strategis dan Penguatan Akademis
Guna menunjang kapasitas kepemimpinan dan manajerialnya di level makro, Djaka Budhi Utama tercatat aktif menempuh berbagai pendidikan kedinasan komando yang prestisius. Beberapa pendidikan strategis yang berhasil diselesaikannya antara lain:
- Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (SESKOAD) pada tahun 2004;
- Sekolah Staf Komando Tentara Nasional Indonesia (SESKO TNI) pada tahun 2014; serta
- Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS) pada tahun 2017.
Di tengah kesibukan dinasnya yang padat, beliau tetap menaruh perhatian besar pada aspek akademis formal. Hal ini dibuktikannya dengan sukses meraih gelar Sarjana Sosial (S.Sos) pada tahun 2012. Kombinasi antara doktrin taktis militer dan perspektif ilmu sosial inilah yang membentuk karakter kepemimpinannya yang adaptif.
Transformasi Karier di Posisi Krusial Negara
Sebelum dipercaya memimpin institusi kepabeanan dan cukai Indonesia, rekam jejak karier Djaka Budhi Utama dihiasi oleh berbagai penugasan krusial di lintas instansi, kementerian, dan lembaga tinggi negara. Kepercayaan besar dari negara terlihat dari deretan jabatan strategis yang pernah diembannya:
- Tahun 2021: Dipercaya menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).
- Tahun 2023: Mengemban amanah sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI, sebuah posisi vital dalam mendeteksi dan menganalisis potensi ancaman keamanan nasional.
- Tahun 2024: Dipercaya menduduki posisi Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan) guna mengawal tata kelola dan pengawasan internal.
- Tahun 2024: Pada tahun yang sama, beliau kemudian dilantik sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (Sestama BIN).
Rentetan pengalaman di bidang intelijen, pengawasan, serta koordinasi politik tersebut menjadi modal kuat bagi beliau saat bertransisi ke sektor keuangan publik sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai di bawah Kementerian Keuangan.
Apresiasi dan Tanda Kehormatan Negara
Atas loyalitas tanpa batas, dedikasi yang tinggi, serta berbagai capaian positif sepanjang masa baktinya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Djaka Budhi Utama telah dianugerahi sejumlah tanda kehormatan dan penghargaan resmi dari negara.
Sesuai dengan urutan dan tingkat keprotokolan negara, penghargaan tersebut meliputi:
- Bintang Yudha Dharma Pratama
- Bintang Kartika Eka Paksi Pratama
- Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
- Satyalancana Dharma Bantala
- Satyalancana Ksatria Yudha
Dengan rekam jejak yang bersih, kompetensi yang teruji di berbagai medan penugasan strategis, serta sokongan integritas yang kuat, kehadiran Djaka Budhi Utama di pucuk pimpinan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai diharapkan mampu membawa angin segar bagi penguatan reformasi birokrasi dan optimalisasi pendapatan negara. (PM/Red)







