Pemkot Bandung Obral Peluang Investasi di Investor Day 2026, Dari Rusun Hingga Pabrik Kina

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung dijadwalkan menggelar Investor Day 2026 di Hotel Grandia Bandung, Rabu (19/8/2026). Forum strategis ini dirancang untuk memacu realisasi investasi daerah melalui pemaparan proyek prioritas Pemkot Bandung serta peluang kemitraan dengan sektor non-pemerintah.

​Kegiatan bertema “Bridging Vision and Opportunity for Bandung City’s Investment Future” tersebut menjadi babak kedua dalam rangkaian Trilogi Investasi Kota Bandung. Pelaksanaan forum ini ditujukan untuk mempertemukan pemangku kepentingan lintas sektor secara langsung guna menjaring komitmen investasi yang terukur.

​Pemaparan Proyek Strategis dan Aset Potensial

​Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dijadwalkan membuka agenda tersebut, disusul keynote speech dari Direktur Pengembangan Promosi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Rakhmat Yulianto, terkait arah kebijakan investasi nasional.

​Dalam forum ini, Pemkot Bandung menawarkan sejumlah portofolio proyek prioritas yang terbagi dalam dua kelompok aset:

Aset Pemerintah Daerah:

  • Sekemala Integrated Farming
  • ​Penyediaan prasarana transportasi (JPO dan Shelter Bike Share)
  • ​Kampung Wisata Kreatif Pasir Kunci
  • ​Rumah Susun Sadang Serang
Baca juga:  Harga Minyak Senin (4/4) Terkoreksi, Genjatan Senjata di Timur Tengah Jadi Pemicu

Aset Non-Pemerintah Daerah:

  • ​Komplek Pabrik Kina PT Kimia Farma (Persero) Tbk
  • ​Jaringan ruko PT Kimia Farma (Persero) Tbk
  • ​Aset properti IFG Life di Jalan Gatot Subroto

​Mekanisme Kemitraan dan Penjaringan Investor

Investor Day 2026 menghadirkan representasi investor Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), sektor perbankan, lembaga keuangan, asosiasi bisnis, hingga jajaran BUMD dan BUMN.

​Guna memfasilitasi penjajakan teknis, panitia menyediakan sesi one-on-one meeting bagi calon investor yang ingin berdiskusi langsung dengan pemilik proyek. Tahapan ini dilanjutkan dengan penjaringan minat dan komitmen investasi resmi melalui skema Expression of Interest (EOI).

​Pemerintah Kota Bandung menargetkan penawaran investasi ini dapat terealisasi menjadi kerja sama konkrit yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing daerah.