Berita  

Akses Jalan Dusun Takarabat Menuju Aitemuk Butuh Sentuhan Tangan Pemda Kabupaten Belu

Akses Jalan Dusun Takarabat Menuju Aitemuk Butuh Sentuhan Tangan Pemda Kabupaten Belu

Porosmedia.com, Kab. BeluKondisi jalan menuju dusun Takarabat dan Aitemuk di wilayah desa Fatulotu rusak parah. Kerusakan jalan ini sudah sudah bertahun-tahun dan hingga kini belum ada sentuhan tangan dari pemerintah untuk memperbaikinya. Padahal jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat desa setempat yakni dusun Takarabat menuju Aitemuk.

Satu-satunya akses jalan di desa Fatulotu tepatnya di dusun Takarabat dan Aitemuk kecamatan Lasiolat rusak parah, Warga mengeluhkan jalan rusak yang sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki oleh pemerintah kabupaten Belu, Senin (11/04/2022).

Rusaknya fasilitas jalan akses utama itu dikeluhkan warga, karena jalan tersebut merupakan akses perekonomian dan pendidikan warga setempat.

Ditemui awak media, kepala dusun Takarabat Antonia Rika mengaku kecewa, sebab sudah bertahun-tahun tidak ada perhatian dari pemerintah semuanya hanya sebatas manis di bibir Saja, realisasinya tidak terlaksana hingga kini.

“Jalan rusak ini sudah lama belum diperbaiki saat kemarau jalan berdebu dan berbatu, namun saat musim hujan kondisi jalan licin dan becek. Sehingga tidak bisa digunakan karena berbahaya dan sering terjadi kecelakaan pengendara sepeda motor jika tidak berhati-hati,” ungkap Kadus Takarabat Antonia Rika.

Baca juga:  Jalal Institute: Gerakan Perubahan dan Perjuangan untuk Pembangunan Indonesia

Ia juga mengharapkan kepada pemerintah kabupaten Belu, dalam hal ini Dinas PUPR kabupaten Belu untuk memperhatikan jalan dari dusun Takarabat menuju dusun Aitemuk.

“Selama ini kami hanya mendapatkan janji dari para penguasa untuk mendapatkan kedudukan, jangan hanya janji tinggal janji, tetapi kami masyarakat biasa membutuhkan sentuhan langsung dari pemerintah untuk memperhatikan akses jalan kami,” pungkas dusun Takarabat, Antonia Rika.

Hal senada di sampaikan kepala dusun Aitemuk, Anikletus R Berek kepada awak media yang menjadi keluhan warga setempat adalah akses jalan yang sangat rusak parah, sudah bertahun tahun tidak ada perhatian serius dari pemerintah, datang hanya membuat janji manis ketika menjelang masa politik hingga saat ini hanya sebatas janji saja tidak terealisasi.

“Dusun kami langsung berbatasan dengan Negara Timor Leste, sebenarnya yang daerah perbatasan itu yang benar-benar menikmati pembangunan, dalam hal pembangunan infrastruktur jalan dan penerangan jalan (lampu jalan), justru berbanding terbalik dengan realita yang terjadi sekarang, akses jalan dan penerangan jalan tidak ada perhatian sama sekali dari pemerintah, yang ada hanya sebatas janji-janji manis menjelang masa politik,” ujar kadus Aitemuk Anikletus R Berek.

Baca juga:  Anggota DPRD Kab Bandung Cecep Suhendar tak Ikut Upacara HUT Kab. Bandung

Anikletus R Berek, mengharapkan kepada pemerintah daerah yang saat ini menjabat agar segera merealisasikan janji kampanyenya,

“Sebagai pemerintah daerah untuk merealisasikan akses jalan dari dusun Takarabat menuju dusun Aitemuk sesuai dengan apa yang telah di sampaikan pada masa kampanye waktu itu, yang paling utama sekali memperhatikan akses jalan yang cukup rusak dan penerangan jalan,” harap kadus Aitemuk Anikletus R Berek.

Yohanes Leki, Selaku masyarakat Aitemuk mengungkapkan keluhan yang mendasar sekali yaitu kondisi jalan sesuai kasat mata melihat jalan Takarabat menuju ke Aitemuk cukup besar kerusakannya.

“Jalan berlubang di mana mana, sementara ini kami perbaiki jalan yang rusak sesuai dengan alat yang kami miliki dan seadanya saja, tetapi itu semua tidak bertahan lama ketika hujan turun pasti dengan sendirinya akan kembali rusak,” ujar Yahanes Leki.

Yahanes Leki Mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk merealisasikan infrastruktur jalan di dusun Takarabat menuju ke Aitemuk karena ini merupakan akses utama bagi masyarakat, dan ia juga mengharapkan pemerintah untuk memperhatikan penerangan jalan, karena untuk sementara jalan yang dilalui gelap gulita, ketika dilewati harus membutuhkan alat penerang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *