Ragam  

Pemkot Bandung Luncurkan Gerakan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” dalam Peringatan Hari Anak Nasional 2025

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung secara resmi meluncurkan gerakan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025. Kegiatan ini dikemas dalam acara Semangat Senam Anak Indonesia Hebat yang digelar di SMP Negeri 4 Bandung pada Rabu, 23 Juli 2025.

Gerakan ini bertujuan untuk menanamkan tujuh kebiasaan positif pada anak-anak sejak dini, yaitu:

1. Bangun pagi

2. Beribadah

3. Berolahraga

4. Makan sehat dan bergizi

5. Gemar belajar

6. Bermasyarakat

7. Tidur lebih awal

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari strategi pembangunan karakter anak yang berkelanjutan dan inklusif.

“Hari ini kita meneguhkan tekad bersama untuk membentuk 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Ini adalah langkah awal untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat, kuat, bahagia, dan dikelilingi cinta serta perlindungan,” ujar Farhan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menekankan pentingnya peran keteladanan dari orang dewasa dalam mendidik anak.

“Anak-anak harus dibiasakan hidup sehat dan disiplin. Otak yang cerdas membutuhkan tubuh yang kuat dan jiwa yang sehat,” kata Asep.

Baca juga:  Pangdam III/Slw Dampingi Kasad Canangkan "Agro Forestry"

“Keteladanan dari guru, orang tua, dan para pemimpin sangatlah penting. Kita semua harus menjadi contoh dalam membentuk karakter anak demi terwujudnya Generasi Indonesia Emas,” tambahnya.

Asep juga menegaskan bahwa kebiasaan baik harus dibentuk melalui rutinitas sejak usia dini, karena karakter tidak lahir secara instan.

“Kebiasaan anak Indonesia hebat harus dimulai dari sekarang. Karakter bangsa dibentuk dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari,” ujarnya.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Bandung menunjukkan komitmen untuk terus memperkuat sistem pendidikan dan perlindungan anak, serta menciptakan lingkungan yang ramah anak — tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan sosial.

Acara ini merupakan bagian dari upaya kolektif seluruh pemangku kepentingan di Kota Bandung untuk memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal dan menyeluruh.