Targetkan Juara Umum Peparda VII, NPCI Kota Bandung Gelar Seleksi Ketat 17 Cabor

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung resmi memulai rangkaian seleksi atlet yang dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 30 April 2026. Agenda krusial ini menjadi pijakan awal bagi NPCI Kota Bandung untuk menjaring bibit unggul demi mempertahankan prestise di ajang Peparda VII 2026.

​Trio Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) NPCI Kota Bandung menekankan bahwa seleksi ini merupakan ajang pembuktian nyata atas hasil latihan intensif yang telah dijalani para atlet.

Hanu Resinurjati Pitroshandi, S.Pd., dari Bidang Binpres NPCI Kota Bandung, mengimbau seluruh atlet untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Menurutnya, performa di meja seleksi adalah tolok ukur utama penilaian.

​”Latihan panjang yang telah dilakukan atlet pembuktiannya ada di sini. NPCI memberikan ruang seluas-luasnya, maka tunjukkan performa terbaik. Momentum ini tidak datang dua kali,” ujar Hanu, yang juga dikenal sebagai mantan pelatih fisik Pelatcab Taekwondo Kota Bandung, Senin (27/4/2024).

Senada dengan Hanu, Taufik Hidayat yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Seleksi, menegaskan bahwa proses ini dilakukan secara selektif untuk memastikan hanya atlet dengan kualifikasi terbaik yang masuk dalam kontingen.

Baca juga:  60 Anak di khitan Gratis atas Kolaborasi Dinsos dan RSUD Kota Bandung pada rangkaian HJKB 214

​Seleksi mencakup 17 cabang olahraga (cabor) dengan durasi waktu yang variatif, berkisar antara satu hingga dua hari, tergantung pada jumlah peserta di masing-masing cabor.

​”Tujuan utama kami adalah mendapatkan tim yang solid. Kami benar-benar menunggu hasil seleksi ini untuk memilah mana yang layak membawa nama Kota Bandung. Ini adalah komitmen kami di Binpres untuk menjalankan program organisasi secara profesional,” jelas Taufik.

​Taufik menambahkan, target besar yang diusung bukan sekadar partisipasi, melainkan meraih predikat Juara Umum sebagaimana yang diamanahkan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung.

Pesan tegas terkait integritas pelaksanaan seleksi juga datang dari Cepi Gunawan. Ia mengingatkan para koordinator cabor dan atlet agar tidak main-main dalam proses ini. Cepi menegaskan bahwa olahraga prestasi menuntut keseriusan tinggi, bukan sekadar ajang uji coba atau hiburan.

​”Ketua Umum NPCI Kota Bandung, Pak Yadi Sofyan, dan Wali Kota Bandung, Pak Muhammad Farhan, telah menitipkan amanah Juara Umum. Oleh karena itu, saya ingatkan seluruh atlet untuk fokus. Jangan ada intervensi dari pihak manapun,” tegas Cepi.

Baca juga:  Perubahan nama NPCI menjadi KPNI tidak berpengaruh kepada cita-cita pengurus dan Atlet untuk berprestasi

​Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi etika dan aturan main dalam organisasi. Seluruh koordinator cabor diminta untuk objektif dalam menilai kemampuan atlet di lapangan.

​”Biarkan atlet mengeluarkan segala kemampuannya secara murni. Kami di Binpres menaruh kepercayaan penuh kepada para koordinator di lapangan untuk menampilkan yang terbaik tanpa melanggar kaidah yang ada,” pungkasnya. (**)

Foto : Ilustrasi NPCI –

Foto : Trio Binpres NPCI Kota Bang. Cepi Gunawan (kiri), Hanu Resinurjati (tengah) dan Taufik Hidayat (kanan)