Ditulis oleh Rudolf Dethu – Versi suntingan Porosmedia.com
Porosmedia.com – “Panggilan untuk kembali ke dunia musik kali ini sudah tidak lagi bisa saya bendung,” ujar musisi senior Igo Blado, yang kini tampil dengan nama panggung Sunset Dealer.
Setelah hampir 15 tahun memilih berada di belakang layar—mengurus karier sahabat dan rekan musisi sebagai produser (termasuk bagi Dialog Dini Hari dan Ed Eddy & Residivis), pengarah perhelatan seni, hingga konsultan seni rupa—Igo akhirnya memutuskan bahwa masa istirahatnya cukup sudah. Hadirnya Sunset Dealer menjadi kabar segar bahwa ia kembali mengisi ruang di industri musik.
Berbeda dari perjalanan musiknya terdahulu, kali ini ia memilih jalur pop reggae yang hangat di telinga, meninggalkan kompleksitas musikal seperti yang pernah ia eksplorasi bersama grup Telephone. “Reggae bukan hal baru bagi saya. Saya sudah akrab sejak awal 1980-an. Di akhir 1990-an, saya sering jamming di Apache Reggae Bar setelah selesai mengamen di bar sebelah. Album Bob Marley – Chant Down Babylon sangat berperan menguatkan rasa cinta saya pada reggae,” tuturnya.
Namun, menciptakan lagu yang sederhana, riang, dan ramah didengar justru menjadi tantangan tersendiri. “Sunset Dealer menjadi pengalaman baru bagi saya, terutama dalam menulis lirik yang ringan dan apa adanya. Mungkin tantangannya ada pada ego seniman yang kerap ingin terdengar kompleks—semakin rumit, semakin keren, begitu biasanya,” ujarnya sambil tersenyum.
Setiap lagu di mini album perdananya lahir dari pengalaman pribadi tanpa rekayasa. Misalnya, “Arak Api Arak Bali” menggambarkan masa ketika arak menjadi bagian kesehariannya saat rutin mengamen di Kuta dan Ubud. “Lalala MuMuMu” bercerita tentang ajakan mengisi waktu luang dengan berbincang, bercanda, dan bersulang bersama. Sementara “Sunset Dealer Yayaya” mengangkat fenomena matahari terbenam—momen sederhana yang justru menjadi berkah bagi banyak orang, mulai dari tukang parkir, pedagang minuman, hingga pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.
“Mencari rezeki dari sunset itu sama artinya dengan menjadi sunset dealer,” pungkas Igo penuh semangat.
Sunset, arak Bali, dan reggae yang ramah di telinga—sebuah kombinasi yang ia tawarkan sebagai pengalaman musik yang segar, elegan, dan menyenangkan.
Informasi lebih lanjut:
🔗 linktr.ee/SunsetDealer
📩 Media Relation: Sam Alatas | 📱 +62 818 0841 8814 | ✉️ sam.alatas@gmail.com







