Porosmedia.com, Kab. Blora – Perum BULOG terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan stabilitas pangan nasional. Dalam rangkaian kunjungan kerja intensif di awal April 2026, Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmadinejad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., melakukan langkah strategis mulai dari penyelesaian aspirasi petani tebu di Blora hingga pemantauan harga pasar di Surabaya.
Mengawali kegiatannya di Kabupaten Blora pada Jumat (03/04), Dirut BULOG melakukan mediasi langsung dengan para petani tebu dan tokoh masyarakat setempat di kawasan PT Gendhis Multi Manis (GMM). Pertemuan yang berlangsung secara kekeluargaan tersebut membuahkan kesepakatan damai terkait kepastian penyerapan hasil panen tahun 2026.
Rizal Ramdhani memastikan bahwa seluruh hasil panen tebu petani Blora, yang dijadwalkan mulai pada Mei 2026, akan diserap oleh PT GMM sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah.
”Kami telah berdialog dengan tokoh masyarakat, seperti Pak Noto dan Pak Bambang, serta para petani. BULOG menjamin penyerapan tebu dilakukan secara transparan dan akuntabel. Kami juga akan berkoordinasi dengan Direktur SGN dan Direktur PTPN untuk distribusi ke pabrik gula di Jawa Tengah guna menjaga mata rantai pasok nasional,” ujar Rizal.
Sebagai langkah penyegaran organisasi, Dirut BULOG juga melakukan perombakan jajaran Direksi PT GMM dengan menunjuk personel yang lebih profesional dan cekatan. Secara khusus, jajaran direksi baru ini juga melibatkan unsur kearifan lokal melalui pemuda terbaik Blora untuk mendorong program swasembada gula nasional.
Berlanjut pada Sabtu (04/04), Dirut BULOG meninjau stabilitas harga pangan di Pasar Wonokromo, Surabaya. Didampingi Satgas Pangan dan jajaran TNI-Polri, Rizal mengecek langsung fluktuasi harga komoditas pokok untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Berdasarkan hasil pantauan, mayoritas harga pangan terpantau stabil dan cenderung menurun:
Beras SPHP: Tersedia sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Minyak Goreng (MinyaKita): Stabil di kisaran Rp15.700 per liter.
Telur Ayam Ras: Turun menjadi Rp29.000/kg (sebelumnya Rp30.000 – Rp32.000).
Daging Ayam Ras: Mengalami penurunan ke angka Rp35.000 – Rp36.000/kg.
Namun, Rizal memberikan catatan khusus pada harga daging sapi yang masih berada di angka Rp140.000/kg akibat kendala pasokan di tingkat Rumah Potong Hewan (RPH). BULOG berkomitmen segera berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk menelusuri kendala di sisi hulu distribusi.
Menghadapi potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026, Perum BULOG telah menyiapkan langkah mitigasi bersama Kementerian Pertanian melalui optimalisasi pompanisasi dan penyediaan alat mesin pertanian (alsintan).
”Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok beras nasional dalam kondisi aman. Hingga awal April, realisasi penyerapan beras petani telah melampaui 35% dari target nasional, dan kami optimis mencapai 5 juta ton pada awal Mei mendatang,” tegas Rizal.
Selain ketersediaan, BULOG juga menjamin keamanan pangan yang beredar di pasar bebas dari kandungan zat berbahaya melalui pemeriksaan rutin bersama instansi terkait. Langkah ini diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam mengonsumsi produk pangan nasional.







