Penguatan Hukum Berkarakter Pancasila: Delegasi Akademisi dan Praktisi Hukum Serahkan Buku Ke Pimpinan Kapolda Jabar

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Kamis, 11 Juni 2026, di ruang Kapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung. Langkah nyata dalam memperkuat khazanah penegakan hukum yang berakar pada nilai-nilai luhur bangsa terus bergulir. Sebuah delegasi yang terdiri dari kalangan akademisi, pakar, dan praktisi hukum melakukan kunjungan audiensi resmi ke marka Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar)

​Pertemuan strategis yang berlangsung di ruang diskusi utama dengan latar simbol “Tri Brata” tersebut berfokus pada diseminasi pemikiran hukum normatif yang berlandaskan ideologi negara, Pancasila.

​Penyerahan Buku Karya Monumental kepada Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan

​Dalam dokumentasi terlihat momen krusial saat delegasi hukum menyerahkan sebuah karya literatur hukum terbaru langsung kepada Inspektur Jenderal Polisi Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. Karya ilmiah yang diserahkan tersebut berjudul “Hukum Pidana Nasional Berdasarkan Pancasila”, sebuah buku komprehensif yang ditulis oleh akademisi hukum terkemuka, Assoc. Prof. Dr. Musa Darwin Pane, S.H., M.H. (sebagaimana detail cover buku ditunjukkan)

​Buku ini memuat pemikiran mendalam mengenai bagaimana hukum pidana di Indonesia sudah seharusnya bergerak dan diinterpretasikan berdasarkan jiwa bangsa (volksgeist) yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Literatur ini juga mendapatkan apresiasi dan sambutan resmi dari sejumlah pimpinan perguruan tinggi terkemuka, di antaranya:

  • Prof. 3 Prof Hc. Dr. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T. (Rektor Universitas Komputer Indonesia)
  • Prof. Ir. Frans Umbu Datta, M.App.Sc., Ph.D., PGDip.App.Sc., PGDip.LSB (Rektor Universitas Kristen Maranatha)
  • Assoc. Prof. Dr. Hetty Hassanah, S.H., M.H. (Dekan Fakultas Hukum Universitas Komputer Indonesia)
Baca juga:  Setahun Menggantung: DPR RI  Bungkam Atas Dugaan Skandal Lelang Syariah Lucky Square di Kota Bandung 

​Sinergi Gagasan Mewujudkan Kamtibmas Presisi

​Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh diskusi substantif ini dihadiri oleh jajaran perwira tinggi bersama seluruh anggota delegasi akademisi hukum. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi normatif strategis bagi institusi Polri dalam menjalankan fungsi penegakan hukum yang tidak hanya berkepastian, tetapi juga berkeadilan sosial.

​Sebagai bentuk apresiasi atas penerimaan yang sangat baik dari pihak kepolisian, pihak delegasi juga menyerahkan sebuah cenderamata eksklusif berupa replika patung macan hitam kumbang di atas dudukan hitam yang bertuliskan nama serta gelar kedinasan “Dr. RUDI SETIAWAN, S.I.K., S.H., M.H. – INSPEKTUR JENDERAL POLISI” lengkap dengan simbol dua bintang emas perwira tinggi.

​Melalui audiensi ini, poros akademisi dan institusi kepolisian sepakat bahwa penyelarasan teori hukum pidana nasional yang bersumber pada nilai Pancasila dengan praktik di lapangan merupakan kunci utama dalam mewujudkan stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta perlindungan hukum yang humanis bagi seluruh warga negara Indonesia.