Porosmedia.com – Hubungan bilateral antara Indonesia dan Finlandia terus menunjukkan tren positif, khususnya dalam sektor pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Menangkap peluang tersebut, organisasi kemasyarakatan Garuda Cakra Indonesia (GCI) mengambil langkah strategis dengan menginisiasi program pemberdayaan masyarakat guna mempererat hubungan kedua negara.
GCI fokus pada pengembangan kapasitas masyarakat Indonesia yang berdomisili di Finlandia dan kawasan Uni Eropa. Program kerja yang diusung mencakup berbagai pilar strategis, mulai dari aspek sosial, pendidikan, penguasaan teknologi, hingga penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sebagai bentuk penguatan struktur organisasi di kancah internasional, Ketua Umum Garuda Cakra Indonesia, Sonny Yudhawan, secara resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) penunjukan perwakilan GCI untuk wilayah Finlandia dan Uni Eropa.
Berdasarkan usulan dari Koordinator Bidang OKK, Bapak Agus Sudrajat, mandat tersebut diberikan kepada:
Pipin Firmansyah sebagai Koresponden GCI di Finlandia.
Hery Suhery sebagai Biro Hubungan Masyarakat (Humas) DPP GCI.
Penunjukan ini dipandang sebagai langkah konkret organisasi dalam memperluas jejaring sekaligus memastikan program pemberdayaan berjalan efektif di lapangan.
Ketua Umum GCI, Sonny Yudhawan, menegaskan bahwa keberadaan perwakilan di luar negeri merupakan jembatan emas bagi peningkatan kualitas hidup diaspora Indonesia.
”Garuda Cakra Indonesia berkomitmen penuh untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat kita di Finlandia dan Uni Eropa melalui program pemberdayaan yang terukur. Kami berharap dapat bersinergi dengan pemerintah Indonesia maupun Finlandia untuk memperkuat kerja sama lintas sektoral,” ujar Sonny.
Ia juga menambahkan bahwa GCI akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak (stakeholders) demi memastikan kepentingan masyarakat Indonesia di luar negeri terakomodasi dengan baik, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam hubungan internasional.







