Cegah Narkoba Lewat Seni Sunda, BNN Jabar Gelar Pasanggiri Agung Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa”

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat terus menggalakkan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui pendekatan kearifan lokal. Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni menggelar Pasanggiri Agung Kawih Sinom bertajuk “Narkoba Musuh Bangsa”, sebuah karya cipta Kepala BNNP Jawa Barat, Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si.

​Ajang kebudayaan bernuansa sosialisasi P4GN ini mendapat respons positif dari publik. Terhitung sejak dibukanya pendaftaran dan pengiriman karya secara daring pada 10 hingga 31 Agustus 2026, tercatat sebanyak 182 peserta dari kalangan pelajar dan masyarakat umum se-Jawa Barat mendaftarkan diri.

​Setelah melalui tahap kurasi dan seleksi administratif serta teknis oleh dewan juri, para peserta terbaik akan berlaga pada babak Grand Final. Sesuai agenda, puncak acara memperebutkan Piala Gubernur Jawa Barat tersebut bakal dilangsungkan di Gedung Yayasan Kebudayaan Bandung (YKB), Jalan Braga, Kota Bandung, pada Senin (14/9/2026).

​Kepala BNNP Jawa Barat, Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, menjelaskan bahwa kompetisi ini tidak sekadar ajang olah vokal, melainkan instrumen edukasi publik yang memadukan pesan P4GN dengan kelestarian seni tradisional Sunda.

Baca juga:  SENAWANGI Gelar Peringatan Hari Wayang Nasional 2024 & Living ICH Forum Ke-4

​“Pasanggiri ini merupakan salah satu sarana inklusif untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar aktif membentengi diri dari ancaman narkotika melalui wadah seni dan budaya. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis kearifan lokal sangat efektif dan diterima publik,” ujar Sulistyo dalam keterangannya di Bandung, Jumat (4/9/2026).

​Penyelenggaraan kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari BNN RI dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. BNNP Jabar memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan jajaran dewan juri yang telah mengawal proses penilaian secara objektif dan akuntabel.

Penguatan Edukasi Berbasis Kebudayaan

​Sebagai langkah keberlanjutan, karya Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” saat ini tengah dalam proses pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Ke depan, materi ini diproyeksikan menjadi bagian terintegrasi dari program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) serta dipadukan dengan program Inovasi Keluarga Antinarkoba (IKAN).

​Materi edukasi kebudayaan ini juga akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dipertimbangkan sebagai salah satu komponen muatan lokal (mulok) pada kurikulum pendidikan daerah. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial generasi muda secara sistematis dan berkesinambungan.

Baca juga:  Edukasi Literasi Digital, FKS Universitas Telkom Sasar Pencegahan 'Love Scam' di Kelurahan Nyengseret

​Melalui sinergi antara pencegahan kejahatan narkotika dan pelestarian seni tradisional, BNNP Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program P4GN yang humanis, kreatif, serta berakar kuat pada nilai-nilai luhur budaya Pasundan.