Akselerasi Revitalisasi Gedung Sate: Wujudkan Pusat Pemerintahan yang Integratif dan Fungsional

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung  – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Yod Mintaraga, MPA, menyatakan dukungan penuh terhadap proyek revitalisasi kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu yang tengah berjalan. Menurutnya, berdasarkan desain teknis (gambar kerja), proyek ini akan memberikan dampak signifikan terhadap tata kelola infrastruktur pemerintahan.

​”Fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat adalah menata kawasan eksterior agar lebih fungsional dan terintegrasi. Upaya ini bertujuan membangun aksesibilitas yang lebih teratur di sekitar Gedung Sate sebagai pusat jantung pemerintahan Jawa Barat,” ujar Yod, yang membidangi sektor infrastruktur dan tata ruang, Senin (20/4/2026).

Bantahan Terhadap Isu Anggaran

​Yod secara tegas menepis anggapan sejumlah pihak yang menyebut proyek ini kurang terencana atau bersifat mubazir. Ia menekankan bahwa proyek ini telah melalui tahap perencanaan yang matang dan memiliki urgensi tinggi untuk menciptakan harmonisasi kawasan.

​”Jika ditelaah secara mendalam, perencanaan proyek ini sangat terukur. Penataan ini krusial agar Gedung Sate dan Gasibu menjadi satu kesatuan kawasan yang harmonis dan estetis,” jelasnya.

Baca juga:  Optimalisasi Monev di Kota Cimahi, PBJ Luncurkan e-Metamorfosa

Terkait isu efisiensi anggaran, Yod mengklarifikasi bahwa alokasi dana sebesar Rp15 miliar lebih tersebut bersumber dari hasil efisiensi anggaran operasional pimpinan daerah.

​”Anggaran ini berasal dari pemangkasan biaya perjalanan dinas, pengadaan pakaian dinas, hingga pemeliharaan kendaraan operasional Gubernur. Bahkan, rencana pembelian mobil dinas baru pun dibatalkan untuk dialihkan ke proyek ini,” tambah Wakil Ketua Umum Depinas SOKSI tersebut.

​Selain aspek estetika, revitalisasi ini dirancang untuk mengatasi kendala mobilitas di sekitar Jalan Diponegoro. Konsep tata ruang yang baru memungkinkan arus lalu lintas tetap mengalir normal meski terdapat konsentrasi massa di kawasan tersebut, yakni dengan skema pengalihan arus ke sisi utara.

​Yod Mintaraga memproyeksikan kawasan Gedung Sate-Gasibu akan bertransformasi menjadi: ​Ruang Publik Ikonik: Menjadi destinasi yang lebih luas dan representatif.

Akses Inklusif: Fasilitas yang nyaman bagi warga Jawa Barat maupun wisatawan domestik dan mancanegara. Dan ​Sentralitas Tata Kota: Memperkuat identitas Bandung sebagai ibu kota provinsi yang modern namun tetap menjaga nilai historis.

Baca juga:  Sinergi KPPG dan KWSI Jawa Barat Gelar Santunan bagi Yatim dan Dhuafa

​”Mari kita nantikan penyelesaian revitalisasi ini pada Agustus mendatang. Kita optimis wajah baru kawasan ini akan semakin ikonik dan memberikan manfaat nyata bagi publik,” pungkas Yod.