Porosmedia.com, Kab. Bandung – Masyarakat Adat Jawa Barat yang tergabung dalam Baresan Olot Masyarakat Adat (BOMA) secara resmi memberikan pengakuan dan penganugerahan gelar warga kehormatan kepada Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M.. Gelar kehormatan bertajuk “Satria Adhyaksa Nusantara” ini disematkan melalui prosesi adat yang khidmat dan sarat akan nilai filosofis.
Penganugerahan ini bukan sekadar seremoni budaya, melainkan bentuk legitimasi dari 33 komunitas masyarakat adat atas dedikasi Jaksa Agung dalam menjaga nilai-nilai keadilan di Indonesia.
Rangkaian acara diawali dengan alunan musik Tarawangsa Rancakalong yang bersifat sakral dan meditatif. Musik ini melambangkan pembukaan ruang spiritual guna menghadirkan harmoni antara manusia, alam, dan leluhur.
Dalam prosesi tersebut, Jaksa Agung menerima beberapa atribut simbolik kepemimpinan Sunda, di antaranya:
Pemasangan Baju Adat: Melambangkan penerimaan resmi Jaksa Agung ke dalam keluarga besar masyarakat adat Jawa Barat.
Iket Sunda: Meneguhkan nilai nyunda yang luhur, santun, dan bijaksana sebagai pemimpin.
Koja (Tas Tradisional): Simbol amanah dan filosofi membawa kebaikan dalam setiap langkah penegakan hukum.
Penyerahan Kujang: Sebagai representasi ketajaman nurani, keberanian menegakkan kebenaran, serta keseimbangan antara kekuatan dan kebijaksanaan.
Sebagai puncak acara, Duta Sawala BOMA menyerahkan Piagam Kehormatan “Satria Adhyaksa Nusantara”. Penyerahan ini menandai pengakuan resmi secara administratif bahwa Jaksa Agung merupakan figur pelindung nilai keadilan dalam perspektif adat maupun negara.
”Penghormatan ini tidak hanya bersifat budaya, tetapi tercatat secara resmi sebagai pengikat antara nilai-nilai kearifan lokal dengan dokumentasi kenegaraan,” sebagaimana tercantum dalam dokumen prosesi tersebut.
Sebelum keberangkatan ke Jakarta pada Rabu, 6 Mei 2026, seluruh perwakilan tokoh adat melakukan konsolidasi intensif di Alam Santosa Ekowisata dan Budaya. Persiapan meliputi gladi bersih untuk menyinkronkan ritme acara dengan musik Tarawangsa guna memastikan seluruh tahapan berjalan dengan penuh kehormatan.
Penganugerahan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara institusi penegak hukum dan masyarakat adat dalam menjaga integritas serta kedaulatan nilai-nilai luhur Nusantara.







