Unpad Luncurkan Wirausaha Muda Padjadjaran 2026: Akselerasi Startup Mahasiswa Berbasis Validasi Pasar

Avatar photo

Porosmedia.com, Jatinangor – Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi memulai program Wirausaha Muda Padjadjaran (WMP) 2026 melalui kuliah perdana yang digelar di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Jumat (27/2/2026). Program strategis ini dirancang sebagai inkubator bagi mahasiswa untuk mentransformasi ide kreatif menjadi entitas bisnis yang memiliki legalitas dan daya saing pasar.

​Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, menegaskan bahwa WMP bukan sekadar materi kelas. Target utamanya adalah melahirkan startup mahasiswa yang memiliki model bisnis aplikatif dan kemampuan pitching yang siap menarik minat investor.

​”Output pembelajaran ini menitikberatkan pada terbentuknya usaha rintisan yang tervalidasi secara pasar serta peningkatan kemampuan komunikasi bisnis peserta, sehingga produk yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Prof. Zahrotur.

​Tercatat sebanyak 250 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu telah terjaring dalam program ini. Keunikan WMP 2026 terletak pada pembentukan tim lintas program studi (multidisiplin) untuk memacu pola pikir problem solving yang komprehensif.

​Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D., menjelaskan bahwa setiap tim akan mendapatkan pendampingan ganda dari dosen bersertifikat serta mentor dari kalangan praktisi bisnis. Hal ini bertujuan agar ide bisnis tetap berpijak pada potensi lokal namun tetap relevan dengan dinamika pasar global.

Baca juga:  Analisis Pernyataan Menkeu Purbaya: Politik Praktis Kepala Daerah dan Kaidah Kinerja

​Kepala Pusat Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Unpad, Dr. In-In Hanidah, STP., M.Si., memaparkan bahwa kurikulum WMP disusun secara sistematis menggunakan metode Experiential Learning.

​Beberapa pilar materi yang akan ditempuh peserta meliputi: ​Fondasi Bisnis: Pengembangan entrepreneurial mindset dan design thinking. Teknis Operasional: Riset pasar, perancangan model bisnis (BMC), dan pengembangan prototipe produk. ​Kepatuhan & Skalabilitas: Literasi keuangan, aspek legalitas usaha, hingga strategi pemasaran digital.

​Program ini juga memperkuat jejaring industri dengan menggandeng mitra strategis seperti Paragon, Grab, dan Mayora. Rangkaian program akan ditutup dengan agenda Demo Day dan Pitching, di mana mahasiswa mendapatkan panggung untuk mempresentasikan bisnis mereka di hadapan panel ahli.

​Melalui integrasi antara teori akademik dan praktik nyata, WMP 2026 diharapkan menjadi katalisator bagi lahirnya pengusaha muda yang tidak hanya inovatif secara gagasan, tetapi juga tangguh secara eksekusi bisnis.