Sinergi Akademisi dan Industri, PT IWIP Gandeng Unpad dalam Program Magang Mahasiswa Strategis

Avatar photo

Porosmedia.com, Jatinangor – Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi memperkuat jejaring kerja sama industri melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Kolaborasi ini difokuskan pada Penyelenggaraan Program Magang Mahasiswa, yang prosesinya berlangsung di Executive Lounge Unpad, Bandung, Selasa (21/4/2026).

​Langkah ini diproyeksikan sebagai upaya strategis dalam menyelaraskan kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan dinamika serta kebutuhan riil di dunia industri global.

​Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, menyatakan bahwa program ini merupakan instrumen krusial bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan standar profesionalisme di lapangan. Menurutnya, magang di kawasan industri berskala besar seperti IWIP akan meminimalisir adanya disparitas antara teori akademik dan praktik industri.

​”Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan menyesuaikan kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan industri. Melalui kolaborasi ini, Unpad membuka ruang bagi inovasi program pendidikan yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja, sehingga memberikan nilai tambah bagi mahasiswa maupun mitra industri,” ujar Prof. Zahrotur.

Baca juga:  Libur Panjang Tahun Baru, Ini Yang disampaikan Kepala Sekolah SMAN 1 Pedes kepada Anak Didiknya

​Senada dengan hal tersebut, General Manager HRD PT IWIP, Roslina Sangaji, menegaskan bahwa kerja sama ini adalah bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam membangun pilar Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetitif. PT IWIP berkomitmen menyediakan fasilitas pendukung yang komprehensif guna memastikan efektivitas proses transfer pengetahuan.

​”Kami memberikan dukungan penuh bagi peserta magang, mulai dari penyediaan akomodasi, transportasi, hingga bimbingan intensif oleh mentor profesional di bidangnya. Fokus kami adalah menjaring talenta terbaik untuk mendapatkan pengalaman kerja yang optimal dan terstandarisasi,” jelas Roslina.

​Lebih lanjut, Roslina menekankan bahwa program magang ini menjadi basis penting dalam mencetak tenaga profesional lokal yang mampu mengisi posisi-posisi strategis, baik di bidang teknis maupun manajerial.

​”Ini adalah langkah konkret dalam penyiapan bibit SDM unggul. Kami berharap, di masa depan, berbagai peran strategis di industri nasional dapat dipenuhi secara optimal oleh tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi internasional melalui proses kaderisasi yang dimulai sejak dini,” pungkasnya.