Peringatan Harlah Pancasila di Gedung Indonesia Menggugat: Urgensi Merevolusikan Nilai Persatuan dan Keadilan

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Badan Pekerja Majelis Musyawarah Sunda (PADMA MUDA) menggelar dialog kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2026. Acara yang berlangsung di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, pada Senin (1/6/2026) tersebut mengusung tema esensial: “Merevolusikan Pancasila: Demi Persatuan dan Keadilan”.

​Peringatan ini menyoroti pentingnya reposisi cara pandang terhadap dasar negara, agar Pancasila tidak sekadar menjadi simbol seremonial tahunan, melainkan mampu diimplementasikan secara konkret dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh generasi muda, ujar Ketua MMS, Andri P. Kantaprawira, S.IP., MM.,

​Dalam pidato kebangsaannya, Pemikir Kebangsaan dan Kenegaraan, Yudi Latif, Ph.D., memaparkan gagasan mengenai urgensi “merevolusikan Pancasila”. Narasi provokatif namun substantif ini dinilai sebagai respons cepat dan konkret yang dibutuhkan saat ini demi memastikan nilai-nilai dari Sila Pertama hingga Sila Kelima benar-benar dipahami dan diadopsi oleh generasi penerus.

​Langkah adaptif dan tafsir ulang terhadap metode komunikasi Pancasila dipandang sangat mendesak. Mengingat pada konstelasi politik dan demografi ke depan, proporsi generasi muda diproyeksikan mendominasi hingga lebih dari 60 persen dari total pemilih di Indonesia.

Baca juga:  Rektor ITB Dorong Alumni Terlibat Aktif Atasi Krisis Sampah Kota Bandung

​Selain tantangan demografis, diskusi ini juga menggarisbawahi pentingnya keterkaitan erat antara persatuan nasional dan penegakan keadilan di berbagai sektor, mulai dari politik, hukum, hingga sosial budaya. Semangat persatuan yang kuat dipandang sebagai fondasi utama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah kompleksitas keberagaman etnis, budaya, dan kepercayaan sebagai negara kepulauan.

​Gagasan ini juga, selaras dengan komitmen dan pernyataan awal Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang terus mengedepankan penguatan seluruh unsur nasional guna mempercepat akselerasi pembangunan menuju Indonesia yang makmur dan sejahtera.

​Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, seluruh elemen bangsa diharapkan mampu mengomunikasikan kembali nilai-nilai luhur dasar negara dengan pendekatan baru yang lebih relevan bagi era percepatan digital, demi mengantisipasi potensi disintegrasi sekaligus mengawal laju kemajuan bangsa.

​Acara yang diinisiasi oleh Badan Pekerja MMS ini dipimpin langsung oleh Ketua MMS, Andri P. Kantaprawira, S.IP., MM., bersama Sekretaris Dr. Nina Kurnia Hikmawaty, SE., MM., serta dikoordinasikan oleh Kang Apipudin selaku perwakilan pelaksana. (PM/Red)

Baca juga:  Poros Media: Membangun Media sebagai Instrumen Peradaban Global yang Berkeadilan dan Berkesadaran