Menjelang Peparda VII, NPCI Kota Bandung Tegaskan Kesiapan Sabet Juara Umum dan Harapkan Penguatan Dukungan Pemerintah

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Pengurus Daerah National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung menegaskan kesiapan penuh para atletnya untuk berlaga dan meraih predikat juara umum pada ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat. Kesiapan ini disampaikan dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung di Batagor Riri, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (23/10/2026).

​Ketua NPCI Kota Bandung, Yadi Sofyan, menyatakan bahwa kesetaraan hak dan perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sejauh ini telah dirasakan dengan baik oleh para atlet disabilitas, terutama terkait kesetaraan apresiasi dan bonus yang sejajar dengan KONI.

​”Untuk kesetaraan, alhamdulillah sudah kita rasakan sejak lama, baik dari segi bonus maupun perhatian pemerintah yang cukup maksimal. Kami menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota, Kadispora, jajaran DPRD, rekan-rekan media, serta seluruh masyarakat yang terus mendukung NPCI Kota Bandung,” ujar Yadi.

​Ia menambahkan, meskipun di tengah keterbatasan dan dinamika persiapan, seluruh jajaran atlet dan pengurus tetap memelihara optimisme tinggi untuk membawa nama harum Kota Bandung di pentas olahraga disabilitas tingkat Jawa Barat.

Baca juga:  Polemik Hulu Citarum: FPHJ Layangkan Nota Keberatan Keras atas Penetapan KHDPK Gunung Wayang

​”Dalam kondisi apa pun, kita tetap siap untuk merebut predikat juara umum. Persiapan teknis sudah maksimal, dan saat ini kami tinggal menunggu agenda pengukuhan serta pelepasan kontingen,” tegasnya.

​Rencana Audiensi dengan Jajaran Forkopimda

​Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Umum NPCI Kota Bandung, Jumono, mengungkapkan kabar gembira mengenai rencana audiensi dan penerimaan resmi kontingen NPCI oleh Wali Kota Bandung beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.

​Pertemuan tersebut dipandang strategis sebagai momentum untuk memompa semangat bertanding para atlet serta memperkuat sinergi lintas sektor.

​”Kami sangat menyambut baik rencana penerimaan dari jajaran Forkopimda Kota Bandung. Dukungan moral dan sinergi dari jajaran pimpinan daerah, Dispora, Kejari, hingga seluruh elemen Pemkot sangat penting untuk melecut motivasi serta semangat para atlet di lapangan,” kata Jumono.

​Jumono menekankan, status Kota Bandung sebagai tuan rumah Peparda VII harus dimanfaatkan secara optimal melalui keterlibatan dan dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat. Keterbatasan alokasi anggaran tidak surut menurunkan tingkat kesiapan teknis maupun mental bertanding kontingen Kota Bandung.

Baca juga:  Dukungan Penuh untuk NPCI Kota Bandung: Kolaborasi Pentahelix Menuju Juara Umum Peparprov Jabar 2026

​”Status tuan rumah adalah modal besar. Kami berharap Pemkot Bandung dapat menggerakkan seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan dukungan langsung. Support moral dari warga dan pemerintah daerah menjadi energi utama bagi para atlet untuk membuktikan prestasi terbaiknya,” tuturnya.

​Apresiasi Atas Sinergi DPRD dan Target Peparnas

​Selain dukungan dari pihak eksekutif, NPCI Kota Bandung juga mengapresiasi komunikasi dan keterbukaan yang dibangun oleh DPRD Kota Bandung, khususnya Komisi IV, dalam mengawal pembinaan olahraga disabilitas.

​NPCI Kota Bandung berharap pembinaan atlet disabilitas dapat dilakukan secara berkelanjutan, mengingat Kota Bandung secara historis konsisten menjadi penyumbang atlet terbanyak bagi kontingen Jawa Barat di tingkat Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas).

​”Dukungan pembinaan tidak boleh berhenti di ajang daerah saja. Pembinaan atlet, ketersediaan peralatan, dan kepastian alokasi anggaran yang memadai adalah kunci utama keberlanjutan prestasi. Target jangka panjang kita adalah terus mendominasi kuota atlet daerah untuk mewakili Jawa Barat pada level nasional di Peparnas mendatang,” pungkas Jumono. (Red)

Baca juga:  NPCI Kota Bandung Menolak "Diberi Ampas": Anggaran Rp2,5 Miliar Bikin Target Juara Umum Peparda VII 2026 Terancam Karam

​