GRAUSIG Rilis Single Terbaru “Litani Agoni”

Avatar photo

Porosmedia.com, Jakarta – 22 Agustus 2025, Grausig, unit musik metal yang telah eksis sejak 1989 dan dikenal sebagai salah satu pionir musik keras di Indonesia, kembali hadir dengan karya terbaru berjudul “Litani Agoni.” Single ini menjadi bukti konsistensi sekaligus daya juang Grausig di tengah dinamika industri musik yang terus berubah.

Karya Baru Setelah Ujian Berat

Pasca merilis album penuh Anomi pada 2023, Grausig sempat mengalami masa sulit yang berimbas pada produktivitas mereka. Beberapa personel memutuskan hengkang karena perbedaan visi, namun kondisi tersebut tidak membuat Grausig berhenti berkarya.

Denny Zahuri, penggawa utama Grausig, bergerak cepat untuk menjaga kesinambungan band. Hendra Permana (Kiting) resmi bergabung sebagai gitaris, sementara Sultan Said Al-Takhir (Sultan) didapuk sebagai vokalis. Kehadiran dua personel baru ini tidak hanya mengisi kekosongan, tetapi juga membawa energi segar dan nuansa baru tanpa menghilangkan karakter khas Grausig.

Tentang “Litani Agoni”

“Litani Agoni” digarap dengan penuh keseriusan hampir selama satu tahun. Dari proses aransemen, penulisan lirik, hingga detail vokal, seluruh elemen dikerjakan dengan konsep matang agar menghasilkan karya yang kuat dan solid.

Baca juga:  Noplace Media Sosial Baru yang diminati Gen Z

Proses mixing ditangani oleh Yuda di K-Studio, sementara tahap mastering dipercayakan kepada Dan Randall dari Mammoth Sound Mastering, USA. Kolaborasi ini menghasilkan kualitas audio yang bertenaga dan lebih berwarna dibanding rilisan-rilisan sebelumnya.

Momentum Perilisan

Grausig akan merilis “Litani Agoni” secara resmi pada Jumat, 22 Agustus 2025, pukul 19.00 WIB di seluruh platform digital. Perilisan ini juga akan disertai dengan sesi live interview melalui halaman resmi Facebook Grausig, membahas perjalanan kreatif single terbaru sekaligus memperkenalkan formasi terkini.

Dengan pengalaman panjang sejak 1989, Grausig berharap single ini dapat menjadi penanda babak baru perjalanan musikal mereka sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi para penggemar lama maupun penikmat musik keras generasi baru.

Formasi Grausig

Sultan – Vocals

Agam – Guitar

Kittink – Guitar

GaVer – Bass

Denny – Drums

Kredit Produksi “Litani Agoni”

Produser: Denny

Komposisi & Aransemen Musik: Grausig

Lirik: Sultan

Rekaman: K-Studio (drums & vocals), Agam Studio (guitar & bass)

Engineer: Yuda (drums & vocals), Agam (guitar & bass)

Baca juga:  Camelia Malik, penyanyi Dangdut yang dijuluki Diva Jaipong di masanya

Mixing: Yuda (K-Studio)

Mastering: Dan Randall (Mammoth Sound Mastering, USA)

Intro vokal & latar: Isma Bolonk

Outro choirs & aransemen: Aidan W. Pohan

Diskografi Pilihan Grausig

Doomsday – Demo Live Single (1993)

Feed the Flesh to the Beast – Mini Album (1997)

Abandon, Forgotten, & Rotting Alone – Album (1999)

Tiga Dimensi – Album (2003)

In the Name of All Who Suffered and Died – Mini Album (2013)

God’s Replicated – Single (2014)

Feed the Flesh to All Who Suffered and Died – Mini Album Kompilasi (2015)

Di Belakang Garis Musuh – Album (2016)

Dogma Dunia Baru – Album (2018)

Re-Abandoned, Forgotten & Rotting Alone – Mini Album (2019)

God, is it ? – Single (2021)

Anomi – Album (2023)

Ikuti Grausig

Instagram: @grausigofficial

Facebook: Grausig Official

TikTok: @grausigofficial

 

Untuk publikasi lebih lanjut, Grausig menegaskan komitmennya menghadirkan karya-karya terbaik tanpa meninggalkan akar musik keras yang telah mereka bangun sejak 1989.