Porosmedia.com, Bandung – Di tengah hiruk-pikuk modernitas, muncul sosok muda yang memilih jalan sunyi namun penuh makna: melestarikan identitas bangsa lewat gerak tubuh. Ia adalah Jasmine Naafiah Aziez, seorang penari muda yang mendedikasikan dirinya pada indahnya seni tari tradisional Indonesia.
Bagi Jasmine, menari bukan sekadar hobi, melainkan sebuah warisan yang mengalir dalam darahnya. Ia lahir dari lingkungan keluarga yang menghargai tinggi nilai-nilai budaya. Ayahnya, Zain Nasrul Aziez, bersama ibundanya, Satrie Meisi, memberikan dukungan penuh bagi perjalanan seninya.
Menariknya, bakat seni Jasmine memiliki akar yang kuat dari silsilah keluarganya. Sang ibu merupakan adik kandung dari Moh. Farmis, sosok maestro tari yang telah melanglang buana memperkenalkan budaya Indonesia di kancah internasional. Hubungan kekeluargaan ini tidak hanya memberikan Jasmine motivasi, tetapi juga akses langsung terhadap filosofi tari yang mendalam.
Dalam bimbingan langsung sang paman, Moh. Farmis, Jasmine aktif mengasah kemampuannya di Sanggar Cakranatia. Di bawah naungan sanggar ini, ia belajar bahwa menari bukan sekadar menghafal gerakan, melainkan memahami jiwa dari setiap tarian yang dibawakan, seperti keelokan Tari Merak hingga kedinamisan Tari Jaipong.

Beberapa catatan perjalanan seninya meliputi:
Dedikasi Lokal: Aktif berpartisipasi dalam berbagai pentas budaya dan festival seni di tingkat daerah, membuktikan bahwa langkah besar selalu dimulai dari panggung-panggung komunitas.
Semangat Kolaborasi: Terlibat dalam pertunjukan tari kolosal bersama Sanggar Cakranatia, sebuah pengalaman yang membentuk mentalitasnya sebagai penampil yang disiplin dan kolektif.
Eksplorasi Gerak: Terus mendalami teknik tari tradisional dengan sentuhan ekspresi yang kuat, menjadikannya salah satu penari muda potensial yang patut diperhatikan.
Jasmine Naafiah Aziez adalah representasi dari generasi “Z” yang tidak lupa akan akar budayanya. Baginya, setiap hentakan kaki di atas panggung adalah cara untuk bercerita tentang kekayaan Nusantara. Dengan semangat yang gigih dan bimbingan dari para mentor berpengalaman, Jasmine terus melangkah maju, membuktikan bahwa tradisi akan selalu punya tempat di hati generasi muda.
Melalui perjalanannya, Jasmine memberikan pesan tersirat bagi kita semua: bahwa menjaga budaya adalah tugas setiap generasi, dan ia telah memilih untuk melakukannya dengan penuh cinta.
https://www.facebook.com/100040358753959/posts/650700312951921/?mibextid=rS40aB7S9Ucbxw6v
https://www.facebook.com/100040358753959/posts/649126406442645/?mibextid=rS40aB7S9Ucbxw6v
https://www.facebook.com/100040358753959/posts/649126406442645/?mibextid=rS40aB7S9Ucbxw6v







