Nazla Resmi Menjadi Puteri Bahari Indonesia 2025, Bukti Perjuangan Tanpa Batas dari Seorang Young Entrepreneur Muda Asal Bandung 

Avatar photo

Porosmedia.com – Nazla Diva Khumaira , finalis asal Jawa Barat, resmi dinobatkan sebagai Puteri Bahari Indonesia 2025 setelah sebelumnya meraih gelar Puteri Bahari Jawa Barat. Kemenangan ini menjadi pencapaian besar yang menegaskan dedikasi, kecerdasan, serta kepeduliannya terhadap isu-isu kelautan, gizi, dan pariwisata Indonesia.

Di balik prestasinya, Nazla menyimpan kisah perjalanan hidup yang menginspirasi banyak perempuan muda Indonesia. Ditinggal ayahnya sejak tahun 2007, Nazla tumbuh tanpa figur ayah namun tidak pernah menjadikan keadaan itu sebagai penghalang. Justru kondisi tersebut membentuk dirinya menjadi pribadi mandiri, tangguh, dan berorientasi pada masa depan.

Pada tahun 2022, di usia 23 tahun, Nazla memantapkan langkah sebagai seorang young entrepreneur dengan mendirikan La NAÀZ Aesthetic Clinic Bandung. Dengan komitmen untuk menghadirkan layanan kecantikan profesional, klinik ini berkembang pesat dan menjadi bagian penting dari perjalanan karier serta pembentukan karakternya.

Menjelang kompetisi Puteri Bahari Indonesia, Nazla menghadapi tantangan besar dalam membagi waktu antara menjalankan bisnis dan persiapan kompetisi. Rutinitas kerja yang padat, aktivitas advokasi, hingga latihan public speaking, wawasan bahari, dan fisik, menjadi keseharian yang harus diseimbangkannya. Namun dengan disiplin dan keteguhan hati, semua tantangan itu berhasil ia lewati.

Baca juga:  “Bang Nofel Traktir Dong!” Berbagi Ceria Bersama Pemulung dan Janda Lanjut Usia

“Tahun 2022 menjadi titik balik bagi saya. Di usia 23 tahun, saya membangun La NAÀZ Aesthetic Clinic di Bandung. Banyak yang hanya melihat hasilnya, tetapi tidak melihat bagaimana saya harus mengelola bisnis sambil menyembuhkan diri dan terus bertumbuh. Klinik ini menjadi simbol bahwa perempuan muda bisa mandiri dan menciptakan peluangnya sendiri.”

“Saat terpilih sebagai Puteri Bahari Jawa Barat, saya sadar bahwa ini bukan sekadar kompetisi, tetapi kontribusi. Persiapan menuju nasional adalah fase paling menantang—membagi waktu antara pekerjaan, latihan, advokasi, dan tanggung jawab sebagai pemimpin muda. Ada malam-malam panjang yang melelahkan, tetapi saya percaya setiap proses membentuk saya menjadi lebih kuat.”

“Kini sebagai Puteri Bahari Indonesia, saya membawa PARIGI 3S: Sustainability, Serenity, dan Spirituality. Laut mengajarkan keseimbangan—menjaga alam, menenangkan jiwa, dan menemukan tujuan yang lebih besar dari diri sendiri. Menjaga laut berarti menjaga masa depan kita.”

“Saya ingin perjalanan ini menjadi bukti bahwa mimpi tidak mengenal latar belakang atau keadaan. Tidak apa-apa memulai sendirian, tidak apa-apa bangkit dari luka, dan tidak apa-apa bermimpi besar. Mahkota ini saya persembahkan untuk setiap perempuan muda yang berjuang, setiap anak yang pernah kehilangan, dan setiap pengusaha muda yang memulai dari nol.”

Baca juga:  Memudahkan Calon Siswa, Pemkot Bandung Wacanakan Beri Subsidi Sekolah Swasta

“Hari ini saya berdiri bukan sebagai sosok yang sempurna, tetapi yang terus berproses. Dan kepada siapa pun yang butuh harapan: jika saya bisa, kamu juga bisa. Tidak ada lautan yang terlalu luas ketika kita percaya pada diri sendiri.”

Sebagai Puteri Bahari Indonesia, Nazla berkomitmen memperkuat advokasi PARIGI 3S yang ia usung sejak mewakili Jawa Barat. Fokus utamanya adalah mempromosikan destinasi wisata di Jawa Barat maupun Indonesia,meningkatkan literasi bahari, kesadaran gizi ikan, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian laut Indonesia.

Kemenangannya menjadi simbol bahwa mimpi besar dapat dicapai oleh siapa pun yang berani berjuang, meski datang dari keterbatasan. Nazla kini siap mengemban tugas nasional, membawa nama Indonesia, dan menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk mencintai laut, menjaga alam, dan berani mengejar impian.