Gempa Guncang Bogor, Warga Pamijahan dan Purwabakti Mulai Mengungsi ke Tenda Darurat

Avatar photo

Porosmedia.com, Kab. Bogor,  Guncangan gempa yang terjadi di wilayah Kabupaten Bogor pada Minggu (21/9/2025) sore masih menyisakan dampak bagi masyarakat, terutama di Kecamatan Pamijahan dan Purwabakti. Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan, sementara beberapa warga memilih mengungsi ke tenda darurat akibat gempa susulan yang masih terasa.

Berdasarkan laporan warga di Kampung Raina RT 05/08, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, hampir seluruh rumah mengalami retakan pada bagian dinding. Meski kerusakan dikategorikan ringan, masyarakat tetap khawatir jika gempa susulan dengan skala lebih besar kembali terjadi.

“Sebagian besar rumah warga mengalami retak. Kami sudah koordinasi dengan ketua RT dan RW untuk meningkatkan kewaspadaan, sambil terus menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak panik,” ujar salah satu relawan yang berada di lokasi.

Sementara itu, informasi dari lapangan juga menyebutkan bahwa guncangan gempa paling terasa di lingkaran sekitar ring 1 geotermal. Akibat intensitas gempa yang cukup sering, sejumlah warga memutuskan mengungsi di tenda-tenda darurat yang didirikan secara swadaya.

Baca juga:  Ale Rasa Beta Rasa, Satgas 623 Menghadiri Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-207

Hingga Senin pagi (22/9/2025), gempa susulan masih dirasakan masyarakat setempat meski dengan kekuatan kecil. Aparat desa bersama warga terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan situasi serta memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan.

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan asesmen lebih lanjut terkait kondisi bangunan, serta memberikan dukungan bagi warga yang terdampak untuk meminimalisir risiko jika terjadi gempa susulan.