Porosmedia.com, Bandung – Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) Perbasi Nirmala Dewi, yang didampingi Divisi Organisasi PP Perbasi Andy Hirawan dan Calon Ketua Perbasi Jabar Apriyanto Kasmuri serta Iman Firmansyah, Sabtu, (25/04/2026) di Aula Gedung KONI Jabar memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Daerah (Musda II) Perbasi Jawa Barat. Kata Nirmala, pelaksanaan Musda ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan strategis antara KONI Jawa Barat dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) guna memastikan keberlanjutan organisasi.
Menjawab pertanyaan mengenai alasan dilaksanakannya kembali Musda, Sekjen PP Perbasi menjelaskan bahwa seluruh proses telah didasari pada koordinasi yang matang dan payung hukum yang kuat, yakni adanya
Dasar Pelaksanaan: Adanya surat resmi dari KONI Jawa Barat kepada DPP serta serangkaian diskusi lanjutan.
Kesepakatan Bersama: Terdapat notulensi kesepakatan yang menjadi acuan utama pelaksanaan Musda hari ini.
Kepatuhan Organisasi: PP Perbasi menegaskan bahwa setiap keputusan yang telah disepakati bersama harus dijalankan demi stabilitas organisasi di tingkat daerah.

Lanjut Nirmala, Musda kali ini menghadirkan dua kandidat yang dinilai memiliki kapabilitas tinggi. Karena itu, masih kata Nirmala Sekjen PP Perbasi menyatakan tidak meragukan integritas maupun kompetensi kedua calon tersebut, mengingat keduanya merupakan figur internal yang telah lama berkecimpung di dunia basket.
”Keduanya adalah putra terbaik Jawa Barat dan merupakan keluarga besar basket. Mereka memahami cabang olahraga ini secara mendalam, bukan figur dari luar yang tidak mengerti dinamika basket. Siapa pun yang terpilih, Perbasi Jawa Barat tidak akan salah pilih,” tegas Nirmala Dewi yang mencatat sejarah sebagai wanita pertama yang menjabat sebagai Sekjen dalam sejarah organisasi Perbasi sejak pertama kali menjabat pada periode sebelumnya (2019–2023).
Dalam kesempatan tersebut, Nirmala yang didampingi Andy Hirmawan Divisi Organisasi PP Perbasi menyoroti komitmen salah satu calon yang hadir bersamanya. Ia mengapresiasi loyalitas dan kepatuhan administratif para calon yang tetap mengedepankan komunikasi intensif dengan pengurus pusat.
Lebih lanjut, PP Perbasi menekankan pentingnya rekonsiliasi pasca-Musda. Beliau memastikan bahwa pihak yang tidak terpilih akan tetap dirangkul untuk berkontribusi di level nasional (DPP).
Inilah Poin Utama Sikap PP Perbasi: bahwa akan ada Pendukungan Penuh: Menghargai siapapun yang terpilih sebagai hasil murni proses demokrasi.
Sinergi: Mendorong adanya kolaborasi antara pemenang dan pihak yang kalah untuk membangun prestasi basket Jawa Barat.
Wadah Kontribusi: Memberikan ruang bagi kandidat yang belum terpilih untuk terus berbakti di tingkat pusat demi kemajuan basket Indonesia.
Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan Perbasi Jawa Barat dapat segera bergerak cepat untuk menjalankan program-program strategis dan meningkatkan prestasi atlet di wilayah tersebut.







