Refleksi Satu Tahun Pemerintahan, KNPI Depok Dorong Realisasi RAD Kepemudaan

Avatar photo

Porosmedia.com, DepokDewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Depok menyelenggarakan diskusi publik bertajuk Youth Talk Vol. 1 dengan tema “Depok Next Level: 1 Tahun Apa yang Sudah dan Ke Mana Arah Kita”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung KNPI, Jalan Merdeka, Sukmajaya, pada Selasa (24/02/2026).

​Forum ini menjadi ajang konsolidasi gagasan antara elemen kepemudaan, legislatif, dan eksekutif guna mengawal arah pembangunan Kota Depok ke depan.

​Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Depok yang diwakili Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporyata), Eko Herwiyanto. Dari sisi legislatif, hadir sejumlah Anggota DPRD Kota Depok lintas fraksi sebagai narasumber, di antaranya:​Endah Winarti (Fraksi Demokrat), ​Gerry Wahyu Riyanto (Fraksi Gerindra), ​Siswanto (Fraksi PKB).

​Ketua DPD KNPI Kota Depok, Tommy Wibawa Mukti Sitorus, menyampaikan pandangannya terkait satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Supian Suri dan Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah. Ia menilai pemerintah daerah telah menunjukkan progresivitas, terutama pada sektor layanan dasar.

Baca juga:  Satgas Yonif 641/Bru Laksanakan Komunikasi Sosial di Kampung Napua

​“Kami mengapresiasi sejumlah langkah konkret yang dijalankan Bapak Supian Suri dan Bapak Chandra Rahmansyah. Dampak positifnya sudah mulai dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pada sektor pendidikan dan layanan kesehatan,” ujar Tommy saat diwawancarai usai kegiatan.

​Namun, Tommy menegaskan bahwa pembangunan pemuda memerlukan fondasi regulasi yang lebih kokoh. KNPI secara resmi mendorong Pemerintah Kota Depok untuk segera memformulasikan dan merealisasikan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kepemudaan.

​“RAD Kepemudaan ini krusial agar program pemberdayaan pemuda memiliki parameter yang jelas, terukur, dan berkelanjutan. Kita ingin memastikan program bagi generasi muda bukan sekadar agenda temporer, melainkan investasi jangka panjang bagi kota ini,” tegasnya.

​Selain isu kepemudaan, pengelolaan sampah menjadi poin kritis yang dibahas dalam diskusi tersebut. Menanggapi wacana transformasi sampah menjadi energi (Waste to Energy) melalui kemitraan pihak swasta, KNPI menyatakan dukungannya sebagai solusi makro.

​Sebagai langkah awal yang bersifat edukatif, Tommy menyatakan bahwa KNPI akan memulai gerakan dari internal organisasi.

“Di Gedung Pemuda, kami akan mendorong pengurus untuk mengelola sampah secara mandiri. Pemuda harus menjadi pelopor, memberikan contoh nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sebelum kita bicara skala yang lebih luas,” pungkasnya.

Baca juga:  Momen kedekatan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum

​Melalui Youth Talk Vol. 1 ini, KNPI Kota Depok berharap sinergi antara pemuda, legislatif, dan eksekutif dapat semakin solid demi mewujudkan pembangunan yang inklusif dan progresif di masa mendatang.