Porosmedia.com, Majalengka – Dewan Pimpinan Cabang Jurnalis Media Indonesia (JMI) Kabupaten Majalengka menggelar rapat konsolidasi sebagai langkah awal memperkuat internal organisasi sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang dijadwalkan berlangsung awal 2026. Pertemuan ini digelar di Sekretariat DPC JMI Kabupaten Majalengka, Jalan Paseureuhan, Desa Sutawangi, Kecamatan Jatiwangi, Kamis (28/11).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Masduki Muchsin, SE., tersebut dihadiri jajaran pengurus DPC JMI Majalengka. Selain menjadi ruang silaturahmi, forum ini menjadi medium evaluasi dan pemantapan arah gerak organisasi sebagai pondasi bagi terbentuknya tim jurnalistik yang solid, profesional, dan adaptif terhadap dinamika media saat ini.
Rakercab Jadi Ajang Penataan Arah Gerak Organisasi
Agenda utama rapat berfokus pada pembahasan teknis maupun substansi Rakercab yang rencananya digelar 7–8 Februari 2026 di Pendopo Eks Kewedanaan Jatiwangi. Berbagai aspek dibahas secara rinci dan partisipatif, mulai dari penentuan tema strategis, penyusunan daftar undangan, perumusan materi sidang, hingga alur teknis pelaksanaan kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Masduki menegaskan bahwa Rakercab bukan hanya agenda rutin tahunan, melainkan ruang strategis untuk merumuskan arah kebijakan JMI Majalengka ke depan, termasuk mempertegas posisi organisasi sebagai wadah profesi jurnalistik yang berkomitmen pada etika, integritas, dan kepentingan publik.
> “Rakercab menjadi momentum untuk menyusun langkah-langkah yang lebih terarah dan relevan, bukan hanya bagi pengembangan JMI, tetapi juga bagi kontribusi nyata jurnalis terhadap masyarakat Majalengka,” ujar Masduki.
Ia juga menyinggung pentingnya memperkuat sinergi kelembagaan antara JMI dan unsur pemerintah daerah, khususnya dalam hal peningkatan kualitas informasi publik yang kredibel dan berimbang. Menurutnya, kolaborasi yang sehat dapat menjadi energi positif bagi pembangunan daerah yang lebih responsif dan akuntabel.
Penguatan Struktur dan Etika Profesi Jadi Sorotan
Dalam diskusi internal, sejumlah isu krusial turut muncul, seperti kebutuhan pembaruan pedoman kerja organisasi, penataan struktur, peningkatan kapasitas anggota, serta evaluasi kerja jurnalistik di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan publik yang semakin tinggi terhadap akurasi dan transparansi pemberitaan.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa JMI Majalengka tidak sekadar mempersiapkan Rakercab secara administratif, melainkan berusaha menjadikannya momentum konsolidasi menyeluruh untuk memperkukuh marwah organisasi profesi wartawan di tingkat daerah.
Rapat ditutup dengan doa bersama, sebagai ikhtiar agar seluruh rangkaian persiapan hingga pelaksanaan Rakercab dapat berjalan lancar dan melahirkan keputusan-keputusan yang lebih progresif bagi kemajuan Jurnalis Media Indonesia di Kabupaten Majalengka.







