Unpad Berduka: Berpulangnya Prof. Rachmat Soelaeman, Sosok Begawan Kedokteran Jawa Barat

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Keluarga besar Universitas Padjadjaran (Unpad) tengah diselimuti duka mendalam. Salah satu putra terbaik dari Fakultas Kedokteran, Prof. Dr. Rachmat Soelaeman, dr., SpPD-KGH, FINASIM, berpulang ke Rahmatullah dalam usia 82 tahun di Bandung, Kamis (26/3/2026).

​Sebagai bentuk penghormatan terakhir, segenap sivitas akademika Unpad melepas almarhum melalui prosesi salat jenazah dan penghormatan di Masjid Al Jihad Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, sebelum dimakamkan di TPU Cibarunai Sukajadi pada Jumat (27/3/2026).

​Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sosok yang ia sebut sebagai guru, ilmuwan, sekaligus teladan bagi generasi medis masa kini.

​”Almarhum bukan sekadar dokter dan akademisi, melainkan pendidik sejati yang mendedikasikan hidupnya untuk ilmu pengetahuan, pelayanan kesehatan, serta pengabdian tanpa batas kepada masyarakat,” ujar Prof. Arief dalam keterangannya.

​Rekam jejak Prof. Rachmat di dunia kedokteran, khususnya spesialisasi penyakit dalam dan ginjal hipertensi, telah diakui secara luas baik di level nasional maupun internasional. Menurut Rektor, ilmu yang diberikan almarhum tidak hanya berhenti di ruang kelas atau bangsal rumah sakit, namun terus mengalir melalui dedikasi para murid dan generasi penerusnya.

Baca juga:  Tingkat Pengangguran di Kota Cimahi Alami Penurunan Bila Dibandingkan Daerah Lain

​Lahir di Tasikmalaya pada 16 Juni 1943, almarhum merupakan alumni murni Unpad. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter pada 1969, dilanjutkan dengan Spesialis Penyakit Dalam (1976), Konsultan Ginjal Hipertensi (1986), hingga meraih gelar Doktor (S3) Kedokteran pada tahun 2001 di universitas yang sama.

​Sepanjang masa baktinya, Prof. Rachmat pernah mengemban amanah strategis di FK Unpad, di antaranya sebagai Wakil Dekan dan Ketua Program Studi. Di luar kampus, beliau juga aktif memperkuat organisasi profesi seperti:

​Ikatan Dokter Indonesia (IDI), ​Persatuan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI),​Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri)

​Kepergian Prof. Rachmat Soelaeman meninggalkan warisan intelektual yang sangat berharga bagi dunia medis Indonesia, khususnya dalam pengembangan layanan kesehatan di Jawa Barat.