Porosmedia.com, Jakarta – 25 Agustus 2025, Temu Karya Nasional IX Karang Taruna yang digelar pada 23–24 Agustus 2025 di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial RI, Jakarta, menetapkan Budisatrio Djiwandono sebagai Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) periode 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi menggantikan Didik Mukrianto, setelah forum mufakat tanpa perdebatan berarti.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang turut hadir menyatakan, figur Budisatrio diterima secara bulat karena dinilai mampu merajut kebersamaan dan memperkuat kiprah Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan sosial terbesar di Indonesia.
Dukungan dan Harapan TAP, S.H

Wakil Ketua Umum DPP FABEM–SM (Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa/Alumni Senat Mahasiswa) sekaligus Ketua Umum Komunitas Rakyat Indonesia Unggul (RIU), TAP Tody Ardiansyah Prabu, S.H, menyampaikan selamat atas terpilihnya Budisatrio.
Menurut TAP, Karang Taruna harus menjadi “lokomotif pembaruan pemuda”, sebuah metafora yang menggambarkan peran vital pemuda dalam menggerakkan perubahan positif, menjadi pusat inovasi, mitra strategis pemerintah, serta penggerak potensi lokal demi kemajuan bangsa.
“Harapannya, Karang Taruna tidak terjebak hanya pada soal anggaran. Perlu perencanaan program yang matang, sumber pendanaan yang beragam, serta pelibatan aktif anggota. Karang Taruna harus menjadi rumah gagasan intelektual pemuda—dapur ide-ide brilian yang produktif dan konstruktif,” ujar TAP.
Ia menekankan, pemuda memiliki peran penting dalam mewujudkan Asta Cita dan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045, dengan kekuatan bonus demografi, maritim, kekayaan budaya, dan sumber daya alam yang melimpah.
Agenda Kerja 2025–2030
Dalam pidato perdananya, Budisatrio Djiwandono memaparkan arah kebijakan Karang Taruna lima tahun ke depan, di antaranya:
1. Kepengurusan Inklusif
Mengakomodasi semua latar belakang politik, agama, suku, dan golongan, termasuk melibatkan pengurus daerah dan senior.
2. Penguatan Semangat Sosial
Fokus pada pemberdayaan berbasis pengabdian sosial, terutama di desa-desa dan wilayah terluar.
3. Rencana Program Lima Tahun
Disusun melalui rapat pimpinan nasional, dengan prioritas pada kelompok rentan: fakir miskin, anak putus sekolah, lansia terlantar, penyandang disabilitas, hingga komunitas marginal lainnya.
4. Kemitraan dengan Pemerintah
Memperkuat kolaborasi dengan Kemensos sebagai pembina fungsional, serta sinergi lintas kementerian/lembaga untuk memperluas dampak sosial Karang Taruna.
Profil Singkat Budisatrio Djiwandono
Lahir: Jakarta, 25 September 1981
Jabatan Publik: Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Wakil Ketua Komisi I DPR
Bidang Tugas DPR: Pertahanan, hubungan luar negeri, intelijen, komunikasi dan informatika
Latar Belakang: Politisi muda dengan pengalaman legislatif, sekaligus bagian dari keluarga besar yang memiliki rekam jejak panjang di dunia politik nasional.
Dengan kepemimpinan baru ini, Karang Taruna diharapkan mampu memperkuat identitasnya sebagai organisasi sosial kepemudaan yang adaptif, inklusif, dan progresif. Dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi, pemuda, hingga pemerintah, menjadi kunci agar Karang Taruna benar-benar tampil sebagai rumah pergerakan pemuda menuju Indonesia unggul dan berdaulat di 2045.
#PNKTBerjaya
#KarangTarunaPemudaBangsa
#LokomotifPerubahanPemuda
#IndonesiaEmas2045







