Rayakan HUT ke-42, Slank Lepas Single Satir “Republik Fufufafa”

Avatar photo

Porosmedia.com, Jakarta – Grup band legendaris Indonesia, Slank, kembali menggebrak panggung musik tanah air dengan merilis single terbaru berjudul “Republik Fufufafa”. Peluncuran lagu ini dilakukan bertepatan dengan momen perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 Slank yang jatuh pada Sabtu malam, 27 Desember 2025.

​Lagu tersebut langsung memantik diskusi hangat di berbagai platform media sosial tak lama setelah video musiknya resmi diunggah melalui kanal YouTube Musik Slank.

Dalam karya terbarunya ini, Slank kembali ke “setelan pabrik” dengan mengusung lirik-lirik kritis yang tajam dan gaya bahasa slengean khas mereka. Melalui bait-baitnya, lagu “Republik Fufufafa” menggambarkan sebuah narasi tentang kekacauan sosial dan fenomena psikologis masyarakat di tengah dinamika zaman.

​Beberapa penggalan lirik menyoroti isu-isu sensitif seperti “sakau kuasa”, perilaku judi, hingga persoalan struktural seperti stunting dan kualitas sumber daya manusia (IQ). Penggunaan kata “Fufufafa” dalam judul dan hook lagu menjadi metafora satire yang menggambarkan kegelisahan terhadap kondisi sosial-politik terkini.

Tidak hanya dari sisi lirik, presentasi visual dalam video musik “Republik Fufufafa” juga mencuri perhatian. Seluruh personel Slank—Bimbim, Kaka, Abdee, Ridho, dan Ivanka—tampil dengan riasan wajah dan kostum yang menyerupai karakter Joker.

Baca juga:  Gugatan Ijazah SMA Fufufafa 125 Triliun: Antara Fakta Hukum dan Ujian Integritas

​Pilihan visual ini dinilai oleh banyak pihak sebagai simbol kekacauan sistem dan ironi sosial. Produksi lagu ini ditangani langsung oleh Slank Records di Flat 5 Studio, dengan Bimbim sebagai penulis lagu dan Stephan Santoso di kursi mixing serta mastering.

Hanya dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, video musik tersebut telah disaksikan ratusan ribu kali dan mendapatkan ribuan komentar. Banyak warganet mengapresiasi keberanian Slank untuk tetap konsisten menjadi “corong aspirasi” masyarakat sejak memulai debutnya pada tahun 1983.

​Politisi sekaligus pengamat sosial, Mohamad Guntur Romli, turut memberikan komentar terkait rilisan ini. Menurutnya, lagu ini merupakan bentuk refleksi dari kegelisahan publik yang divisualisasikan melalui karya seni musik yang jujur.

Bagi para Slankers dan penikmat musik yang ingin menyimak karya terbaru ini, “Republik Fufufafa” sudah tersedia di kanal YouTube resmi Slank serta berbagai platform Digital Streaming Provider (DSP) seperti Spotify. Informasi lebih lanjut juga dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @slankdotcom dan TikTok @slankband.

Baca juga:  Sunset Dealer: Kembali Menyapa Lewat Reggae Ringan, Elegan, dan Menawan