Porosmedia.com – Jerat yang dipasang untuk Nabi Hutan dan Rusa tidak pernah bisa memilih korbannya, sehingga satwa dilindungi dan terancam punah, seperti Gajah, Harimau, Tapir, Beruang dan lainnya ikut menjadi korban.
Anak Gajah paling rentan terjerat karena ukuran lubang jerat sesuai dengan tapak kakinya, sementara saat berusaha melepaskan diri, tali nilon atau kawat akan semakin mengikat dan mengiris daging hingga ke tulang, menyebabkan luka parah, infeksi, amputasi, bahkan kematian atau cacat seumur hidup.
Bahkan beberapa hari yang lalu, di sekitar kantong Gajah Tesso Tenggara, anak Gajah liar yang merasakan sakitnya itu. Sungguh miris dan membahayakan.
Togar, anak Gajah yang pernah terjerat di Riau, beruntung dapat diselamatkan oleh Tim BBKSDA Riau dan kini tumbuh sehat, namun tidak semua satwa seberuntung itu. Hentikan jerat, lindungi Gajah, dan jaga hutan sebagai rumah bersama.
Kau Peduli, Aku Lestari.
Salam Lestari !







