Porosmedia.com, Banding – Gedung Pusat Kebudayaan Bandung yang berlokasi di Jalan Naripan No. 7-9, Braga, bakal menjadi saksi digelarnya pameran seni rupa bertajuk “Pameran Lukisan Dwi Mukti Wibowo & Karya Pelukis Lansia”. Agenda kebudayaan ini dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 20 September 2026, dengan acara pembukaan resmi pada Kamis, 10 September 2026 pukul 14.00 WIB.
Pameran yang diinisiasi oleh kolaborasi Galeri Sekar Wibowo dan Galeri Saraswati ini mengusung tema “Harmoni Langkah Membangun Masa Depan Cerah Penuh Berkah melalui Sinergi Pemberdayaan Ekonomi dan Seni Budaya untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Pelaku Seni Indonesia”.
Acara ini menghadirkan perpaduan karya ekspresif dari perupa Dwi Mukti Wibowo bersama deretan karya koleksi dari para pelukis lansia. Ragam pendekatan visual yang ditampilkan mencakup aliran figuratif naratif, lanskap simbolik, hingga abstraksi ekspresif.
Pesan Kebudayaan dan Tinjauan Kuratorial
Dalam catatan kuratorialnya, Kurator Pameran Prof. Dr. Husen Hendriyana, S.Sn., M.Ds., menyoroti pentingnya peran seni rupa di tengah dinamika perkembangan zaman, termasuk hadirnya era kecerdasan buatan (AI) serta tantangan pelindungan hak cipta bagi para pekerja kreatif.
Menurutnya, pameran ini hadir berbasis pada empat pilar utama, yakni seni sebagai media kontemplasi, ekonomi berkeadilan untuk kesejahteraan seniman, pendidikan karakter lintas generasi, serta nilai sosial-budaya berbasis kearifan lokal.
”Pameran ini menjadi ajang refleksi visual untuk merespons dinamika sosial-budaya sekaligus memperkuat nilai kebangsaan, gotong royong, dan apresiasi terhadap karya kemanusiaan di tengah perubahan teknologi,” ungkap Prof. Husen dalam catatan kurasi pameran.
Pemilihan Bandung sebagai lokasi pameran dinilai strategis mengingat iklim kesenian kota ini yang dikenal kritis, kreatif, dan progresif. Melalui penyelenggaraan pameran ini, masyarakat luas diundang untuk mengapresiasi langsung deretan karya seni rupa sekaligus membangun ruang dialog kebudayaan yang inklusif.







