Porosmedia.com, Bandung – PT Sarinah memberikan klarifikasi resmi mengenai insiden yang terjadi pada elemen dekorasi eksterior (fasad) Gedung Sarinah Thamrin pada Minggu (28/12) malam.
Kronologi dan Penanganan Terpadu
Pada pukul 21.08 WIB, terdeteksi adanya kobaran api yang mengenai material dekorasi berupa pita di sudut luar gedung. Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penanggulangan kebakaran, tim Internal Fire Building PT Sarinah segera melakukan pemadaman mandiri menggunakan sistem hydrant internal di sisi barat gedung. Api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 21.20 WIB.
PT Sarinah mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Struktur utama bangunan serta area interior gedung dipastikan tetap utuh dan tidak terdampak. Keamanan pengunjung, mitra tenant, dan karyawan tetap menjadi prioritas tertinggi dalam protokol manajemen krisis perusahaan.
Manajemen PT Sarinah saat ini sedang melakukan audit investigatif internal dan bekerja sama sepenuhnya dengan pihak kepolisian serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk mengidentifikasi penyebab pasti munculnya api (fire origin).
Sesuai prinsip kepatuhan hukum dan transparansi, PT Sarinah menghimbau semua pihak untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab insiden sebelum adanya rilis resmi dari hasil pemeriksaan puslabfor atau otoritas berwenang.
Berdasarkan hasil asesmen kelayakan fungsi pasca-insiden, Gedung Sarinah dinyatakan tetap beroperasi secara normal pada jam operasional rutin. Mitigasi tambahan telah dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung keamanan berfungsi optimal guna kenyamanan publik.
PT Sarinah mengapresiasi kesiapsiagaan petugas di lapangan serta dukungan masyarakat. Informasi pembaruan (update) akan disampaikan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.
Foto : Net







