Porosmedia.com, Depok – Menyongsong pergantian tahun 2025 menuju 2026, Majelis Taklim (MT) Balai Wartawan Kota Depok menggelar pengajian bulanan sekaligus doa bersama di Sekretariat Balai Wartawan Kota Depok, Jumat (26/12/2025). Mengusung tema “Muhasabah dan Doa Bersama Akhir Tahun 2025 untuk Masa Depan yang Lebih Baik”, kegiatan ini menyoroti pentingnya evaluasi diri bagi insan pers dan masyarakat umum.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus MT Balai Wartawan, Direktur Operasional Adeem Tours Ustadz H. Erik Saputra, Sekjen DPD Forkabi Kota Depok Ikhlas Sam, serta perwakilan ormas keagamaan.
Dalam tausyiahnya, KH. Fatkhuri Wahmad, MA, menegaskan bahwa konsep muhasabah (evaluasi diri) bukanlah sekadar teori manajemen modern, melainkan instruksi teologis yang fundamental. Mengacu pada dalil Al-Qur’an, ia menyebut bahwa masa lalu adalah instrumen krusial untuk memetakan langkah di masa depan.
”Allah SWT menginstruksikan kita untuk memperhatikan dengan cermat apa yang sudah kita lakukan. Masa lalu bukan untuk disesali tanpa arah, melainkan sebagai bekal perjalanan agar tidak terjadi pengulangan kesalahan,” ujar KH. Fatkhuri di hadapan para jamaah.
Ia juga memberikan penekanan khusus pada etika lisan—hal yang sangat relevan dengan profesi wartawan. KH. Fatkhuri mengingatkan agar setiap individu mengevaluasi sejauh mana ucapan atau tulisan yang dihasilkan memberikan manfaat atau justru melukai pihak lain.
”Muhasabah konkret dimulai dari menilai lisan. Seseorang harus memiliki keberanian untuk mendisiplinkan diri, memperbaiki ibadah, dan berhenti mencari pembenaran atas kesalahan yang dilakukan,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua MT Balai Wartawan Kota Depok, Adie Rakasiwi, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi para pengurus dan jamaah dalam menjaga ritme kegiatan keagamaan di lingkungan pers. Ia berharap momentum pergantian tahun menjadi titik balik bagi penguatan soliditas organisasi.
”Kami berharap di tahun 2026, rekan-rekan pengurus maupun jamaah semakin solid dan istiqomah. Semoga segala ikhtiar dalam membesarkan Majelis Taklim ini bernilai ibadah dan membawa perubahan positif bagi karakter kita masing-masing,” tutur Adie.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Syahruddin El Fikri, memohon keberkahan dan perlindungan bagi Kota Depok dalam menghadapi tantangan di tahun mendatang.







