Dari Nabire untuk Indonesia: Pawai Natal Merah Putih Teguhkan Papua Tengah Aman dan Bersatu

Avatar photo

Porosmedia.com, Nabire, Papua Tengah – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Provinsi Papua Tengah menggelar Pawai Natal Merah Putih 2025 di Kota Nabire, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini menjadi simbol persatuan, toleransi, dan komitmen bersama untuk menjaga Papua Tengah tetap aman, damai, dan kondusif.

Ratusan peserta dari berbagai latar belakang tumpah ke jalan sambil membawa bendera Merah Putih dan atribut Natal. Sepanjang rute pawai, pesan-pesan perdamaian dan kebangsaan digaungkan sebagai wujud kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Natal.

Pawai tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPD BMP RI Papua Tengah, Samuel Sauwyar, yang turut berjalan bersama peserta dari awal hingga akhir rute. Menurut Samuel, kegiatan ini merupakan refleksi semangat Natal yang sarat nilai kasih, persatuan, dan kedamaian.

“Inti dari pawai ini adalah menjaga Papua Tengah agar tetap aman dan damai. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa semangat Natal adalah semangat persaudaraan dan kebersamaan,” ujarnya.

Pawai Natal Merah Putih 2025 merupakan puncak dari rangkaian kegiatan sosial dan kemasyarakatan BMP RI Papua Tengah yang telah dilaksanakan sepanjang Januari hingga Desember 2025. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap perayaan Natal umat Kristiani, kegiatan ini juga dimaknai sebagai ajakan moral kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Baca juga:  Jalin Silaturahmi, Pangdam Tanjungpura Ramah Tamah Dengan Forkopimda Kota Singkawang

Ketua DPD BMP RI Provinsi Papua Tengah, Melkizedek Rumawi, menegaskan bahwa Barisan Merah Putih hadir sebagai organisasi kemasyarakatan yang berkomitmen mendukung program pemerintah pusat dan daerah, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah Papua Tengah.

Menurut Melkizedek, kehadiran negara harus dirasakan secara nyata oleh masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan di berbagai sektor, seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“BMP RI Papua Tengah hadir tanpa kepentingan politik. Kami mendukung pemerintah pusat dan daerah serta mengawal agar program-program pembangunan benar-benar sampai kepada masyarakat, khususnya di wilayah Papua Tengah yang masih membutuhkan perhatian,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan Pawai Natal Merah Putih merupakan wujud nyata kehadiran organisasi di tengah masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa BMP RI hadir untuk menjaga ketertiban, mendukung pembangunan, dan menciptakan suasana damai, terutama menjelang perayaan Natal,” katanya.

Melkizedek menambahkan, eberhasilan program pemerintah pusat sangat bergantung pada sinergi dengan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat. Dalam konteks inilah BMP RI mengambil peran sebagai mitra strategis yang ikut mengawal jalannya pembangunan di delapan kabupaten di Papua Tengah.

Baca juga:  Kepemimpinan Sonny Salimi di PDAM Tirtawening—Antara Inovasi, Krisis, dan Transformasi Layanan Air Bersih Bandung

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah untuk menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan. Menurutnya, penghormatan terhadap nilai agama, adat, dan hukum negara merupakan fondasi penting dalam kehidupan bersama.

“Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menghentikan kekerasan dan menjaga Papua Tengah sebagai rumah bersama yang aman, damai, dan sejahtera bagi semua,” ujarnya.

Adapun rute pawai dimulai dari halaman kediaman Ketua DPD BMP RI Papua Tengah, melintasi Jalan Sisingamangaraja, menuju Pantai Nabire, melewati Gereja Tabernakel Kotalama, kemudian kembali ke Pantai Nabire menuju Taman Gizi Oyehe. Rombongan selanjutnya bergerak melalui Jalan Bosowa, Lampu Merah Jalan Kusuma Bangsa, berbelok ke Jalan Pemuda, dan berakhir kembali di titik awal sebagai garis finis.

Sepanjang rute, masyarakat terlihat menyambut antusias kegiatan tersebut. Kibaran bendera Merah Putih, atribut Natal, serta yel-yel kebangsaan memperkuat semangat kebhinekaan dan persatuan di tengah Kota Nabire.

Melalui Pawai Natal Merah Putih 2025 ini, DPD Barisan Merah Putih RI Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra pemerintah sekaligus penjaga nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kedamaian demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, dan sejahtera.

Baca juga:  Dana MDIF membawa peran (Negatif)  Ideologi Barat kepada Publik Tanah Air Indonesia tercinta

 

Iing Elsa – Martika Edison| Porosmedia