Porosmedia.com, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, melakukan kunjungan kerja ke SDN 117 Batununggal, Jumat (28/11). Kunjungan tersebut berlangsung hangat, ditandai antusiasme para siswa dari kelas 1 hingga 6 yang sedang belajar maupun menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Setiba di lingkungan sekolah, Farhan langsung disambut sapaan ceria para siswa. Ia menyempatkan diri memasuki beberapa ruang kelas dan berinteraksi dengan anak-anak yang sedang mengikuti pelajaran. Sejumlah siswa kelas 1 yang tengah menikmati MBG pun tampak antusias saat disapa oleh Wali Kota.
“Bagaimana makanannya? Enak?” tanya Farhan, yang disambut anggukan penuh semangat. Interaksi ini menjadi salah satu momen yang mencerminkan keterbukaan pemerintah kota dalam mendengar langsung pengalaman para penerima manfaat program.
Selain menyapa siswa, Farhan berdialog dengan para guru serta berbincang dengan beberapa orang tua murid. Dalam kesempatan tersebut, seorang orang tua menerima paket bantuan kebutuhan sekolah dari Wali Kota sebagai bagian dari dukungan Pemkot terhadap aktivitas pendidikan dasar.
Di hadapan para guru dan orang tua, Farhan menyampaikan klarifikasi serta permohonan maaf terkait kejadian sebelumnya yang sempat menjadi perhatian publik di media sosial.
Ia menegaskan kembali bahwa Pemerintah Kota Bandung selalu mengikuti kebijakan pemerintah pusat, terutama instruksi Presiden terkait larangan pengerahan siswa untuk menyambut pejabat.
“Sekarang ini instruksi Presiden jelas: anak sekolah tidak boleh dikerahkan untuk menyambut pejabat. Jadi kejadian kemarin itu saya minta maaf, saya bertanggung jawab,” ujar Farhan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para orang tua atas ketidaktepatan komunikasi yang terjadi di lapangan.
“Kelalaian komunikasi tersebut tentu menjadi evaluasi kami. Mudah-mudahan menjadi pelajaran bersama. Hatur nuhun,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Farhan memastikan akan memperkuat sosialisasi kepada sekolah-sekolah bersama Dinas Pendidikan, agar pedoman tersebut dipahami dan dijalankan secara konsisten oleh seluruh pihak.
Di hadapan tenaga pendidik, Farhan menyampaikan pesan khusus agar guru tetap menjadi teladan utama bagi peserta didik.
“Guru adalah mitra terdekat orang tua dalam membimbing anak-anak menuju generasi Indonesia Emas 2045. Peran keteladanan itu sangat penting,” ucapnya.
Farhan menegaskan bahwa tujuan utama kunjungannya adalah mengecek pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Ia mengapresiasi variasi menu yang disajikan SDN 117 Batununggal karena dinilai memenuhi kebutuhan gizi anak.
“Variasi menunya baik. Tidak hanya nasi, tetapi ada ikan, ayam, tahu, dan snack. Anak-anak jadi semangat makan,” katanya.
Program MBG juga dinilai memberikan dampak ganda: meringankan pengeluaran jajan bagi siswa yang mampu dan membantu memenuhi kebutuhan gizi bagi siswa dari keluarga yang membutuhkan.
“Untuk yang tidak mampu, program ini membantu pemenuhan makan siang. Terima kasih Pak Presiden,” ujar Farhan.







