Porosmedia.com, Bandung – Pameran lukisan amal bertajuk Art for Hope resmi dibuka di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kamis (5/11/2026). Inisiatif yang diprakarsai oleh Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Wilayah Jawa Barat ini memadukan apresiasi seni dengan aksi penggalangan dana sosial guna mendukung program penanggulangan kanker secara berkelanjutan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang hadir membuka kegiatan tersebut menyampaikan pemikirannya terkait vitalnya peran seni dalam dinamika kehidupan perkotaan. Menurutnya, karya seni tidak sekadar estetik, melainkan instrumen sosial yang memberi makna pada ruang publik sekaligus wadah penyampaian solidaritas masyarakat.
”Seni mengisi jiwa dari ruang-ruang yang telah dibangun. Tanpa seni, tanpa jiwa, maka tiang-tiang ini hanyalah tembok-tembok dingin,” ujar Farhan di hadapan para undangan dan pelaku seni.
Dalam penjelasannya, Farhan menggarisbawahi peran strategis Pemerintah Kota Bandung yang berfokus pada penyediaan infrastruktur pendukung ekosistem kreatif. Ia menekankan bahwa kebebasan berekspresi dan eksplorasi para seniman membutuhkan ruang yang memadai, sementara aktivitas penopang ekosistemnya tetap melibatkan kolaborasi aktif komunitas dan pelaku seni.
”Pemerintah Kota Bandung tugasnya itu adalah bikin infrastruktur. Ketika infrastrukturnya bagus, maka para seniman punya ruang untuk berekspresi, mengeksplorasi, dan berkarya,” tambahnya.
Pameran Art for Hope kali ini menampilkan deretan karya lukis dari seniman berbagai daerah, seperti Bandung, Yogyakarta, dan Magelang, hingga partisipasi seniman mancanegara asal Malaysia dan Myanmar. Para seniman mendonasikan karya mereka, di mana hasil penggalangan dana amal tersebut didedikasikan sepenuhnya untuk operasional dan program penanggulangan kanker di bawah naungan YKI Jawa Barat.
Melalui sinergi antara dunia usaha, komunitas, pencinta seni, dan pemerintah daerah, agenda ini diharapkan tidak hanya menguatkan solidaritas bagi pejuang kanker, tetapi juga menegaskan fungsi seni sebagai bahasa universal kemanusiaan. (PMI)







