Dorong Kualitas Hidup Lansia, Pemkot Bandung Didorong Perluas Ruang Publik Ramah Olahraga ​

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat lanjut usia (lansia) melalui pembukaan ruang-ruang aktivitas fisik. Langkah ini dinilai krusial mengingat tantangan fasilitas publik yang terintegrasi dan inklusif bagi warga senior di kawasan perkotaan masih memerlukan perhatian berkelanjutan.

​Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti pentingnya olahraga ringan berstrategi seperti gateball sebagai instrumen untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus merangsang ketajaman kognitif lansia.

​”Aktivitas fisik perlu terus dilakukan seiring bertambahnya usia. Melalui kegiatan olahraga seperti gateball, warga senior diharapkan tetap aktif bergerak sehingga kekuatan otot dan kemampuan sendi dapat terjaga,” ujar Farhan saat membuka Turnamen Gateball Terbuka Spirit ’70plus Tahun 2026 di Lapang Bikasoga Gateball 5 Stadium, Sabtu (10/10/2026).

​Menurut Farhan, pergerakan otot dan kelenturan sendi merupakan fondasi dasar untuk mempertahankan kualitas hidup lansia, terutama bagi mereka yang sudah memasuki masa non-produktif secara ekonomi. Selain kebugaran fisik, ia juga menggarisbawahi pentingnya stimulasi otak dalam permainan gateball.

​”Permainan gateball tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi membutuhkan kalkulasi dan strategi. Tanpa strategi, permainan tentu tidak bisa berjalan dengan optimal,” tambahnya.

Baca juga:  Aliansi Peduli Keadilan Desak Perumda Pasar Sampaikan Informasi soal Pemanggilan Hukum

​Tantangan Aksesibilitas dan Komitmen Fair Play

​Kendati ajang ini memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Bandung dan menjadi sarana kebersamaan antar-kontingen, pengamat sosial perkotaan menilai ajang olahraga senior idealnya tidak hanya berhenti pada turnamen seremonial. Penyediaan infrastruktur olahraga yang terjangkau, aman, dan mudah diakses oleh lansia di tingkat kecamatan hingga kelurahan di Kota Bandung dinilai menjadi pekerjaan rumah yang perlu terus diperhatikan oleh jajaran pemerintah daerah.

​Menanggapi iklim kompetisi dalam turnamen tersebut, Farhan menekankan pentingnya integritas, kepemimpinan wasit yang adil, serta prinsip fair play dari seluruh peserta maupun perangkat pertandingan.

​Melalui kegiatan ini, Pemkot Bandung berharap ruang-ruang publik dan fasilitas olahraga lokal dapat terus dioptimalkan secara inklusif, sehingga manfaat kesehatan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan warga, khususnya kelompok lanjut usia. (PM/Red)

​