Rute Baru Super Air Jet Padang–Bandung Buka Peluang Ekonomi dan Pariwisata Kota Bandung

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Konektivitas penerbangan komersial dari Bandara Husein Sastranegara kembali mendapat tambahan rute baru. Maskapai Super Air Jet secara resmi membuka rute penerbangan langsung yang menghubungkan Padang (Sumatera Barat) dengan Bandung (Jawa Barat), sekaligus menyediakan konektivitas penerbangan lanjutan menuju Balikpapan (Kalimantan Timur).

​Pembukaan rute baru ini dinilai strategis dalam memperluas mobilitas masyarakat menjelang momen libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Selain menjadi pilihan moda transportasi udara untuk mobilitas warga, rute ini diproyeksikan mampu mendorong percepatan arus ekonomi, aktivitas bisnis, pendidikan, hingga sektor pariwisata antardaerah.

​Berdasarkan keterangan resmi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung pada Jumat (6/11/2026), penerbangan langsung rute Bandung menuju Padang (nomor penerbangan IU-177) dijadwalkan beroperasi mulai 16 Desember 2026 setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat. Pesawat dijadwalkan lepas landas dari Bandung pukul 18.55 WIB dan mendarat di Padang pukul 20.55 WIB.

​Sebaliknya, penerbangan dari Padang menuju Bandung (nomor penerbangan IU-176) mulai beroperasi pada 17 Desember 2026 setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, berangkat dari Padang pukul 06.00 WIB dan tiba di Bandara Husein Sastranegara pukul 08.00 WIB.

Baca juga:  Langkah Baru di Gedung Sate: Peringatan HUT ke-81 RI Jabar Hadirkan Format Berbeda

​Selain penerbangan langsung Bandung–Padang, pihak maskapai juga menghubungkan Padang menuju Balikpapan melalui transit di Bandung yang mulai beroperasi pada 17 Desember 2026. Penumpang dari Padang yang tiba di Bandung pukul 08.00 WIB dapat melanjutkan perjalanan menggunakan penerbangan IU-142 pukul 08.40 WIB menuju Balikpapan, dengan estimasi waktu tiba pukul 11.45 WITA.

​Konektivitas langsung ini diharapkan memudahkan aksesibilitas bagi kalangan akademisi, wisatawan, hingga pelaku UMKM dari Sumatera Barat yang hendak mengakses pusat industri kreatif dan perekonomian di Jawa Barat. Sebaliknya, warga Bandung dan sekitarnya mendapat kemudahan akses menuju destinasi pariwisata serta budaya di Sumatera Barat.

​Di sisi lain, perluasan akses menuju Balikpapan dipandang vital mengingat posisi kota tersebut sebagai salah satu hub ekonomi utama Kalimantan Timur sekaligus pintu gerbang logistik dan transportasi menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

​Optimalisasi rute penerbangan baru di Bandara Husein Sastranegara ini diharapkan tidak hanya mendorong volume angkutan penumpang, tetapi juga memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi ekosistem pendukung perkotaan di Bandung, mulai dari industri perhotelan, kuliner, moda transportasi lokal, hingga pelaku usaha ritel daerah. (P-01)

Baca juga:  Dinamika Komda Lansia Bandung: Bukan Konflik, tetapi Momentum Penguatan Peran

​