Porosmedia.com, Kab. Bandung – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Bandung, Dr. H. Yayat Sudrajat, S.Ag, M.M.Pd, menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan media massa.
Dalam keterangannya, Dr. H. Yayat Sudrajat memberikan apresiasi tinggi kepada insan pers yang terus konsisten menjadi pilar demokrasi di Indonesia. Menurutnya, di tengah derasnya arus disinformasi pada era digital saat ini, kehadiran produk jurnalistik yang kredibel dan berintegritas adalah sebuah keharusan.
”Selamat Hari Pers Nasional 2026. Semoga insan pers Indonesia semakin maju, sukses, profesional, amanah, dan senantiasa menjunjung tinggi integritas. Pers yang sehat adalah napas bagi demokrasi kita,” ujar Dr. H. Yayat Sudrajat di lingkungan MAN 1 Bandung, Ciparay (09/02/2026).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa jurnalisme yang berkualitas memiliki peran strategis dalam mendukung kedaulatan ekonomi nasional. Informasi yang akurat dan edukatif diyakini mampu mendorong masyarakat untuk lebih tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
”Dengan jurnalisme yang kredibel, kita bersama-sama mendukung kedaulatan ekonomi demi mewujudkan bangsa yang semakin kuat. Informasi yang sehat adalah fondasi utama kemajuan bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Profil MAN 1 Kabupaten Bandung
Sebagai salah satu lembaga pendidikan unggulan di bawah naungan Kementerian Agama, MAN 1 Kabupaten Bandung yang berlokasi di Jalan Komplek Bumi Karya, Ciheulang, Kecamatan Ciparay, terus berkomitmen mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan memiliki akhlakul karimah.
Di bawah kepemimpinan Dr. H. Yayat Sudrajat, madrasah yang telah terakreditasi ini aktif melakukan transformasi digital (DIGIMAX) guna memastikan para siswa mendapatkan akses pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman, sejalan dengan semangat profesionalisme yang diusung dalam peringatan HPN tahun ini.
Momentum HPN 2026 ini diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan dan media dalam mengedukasi masyarakat serta menangkal penyebaran berita bohong (hoaks) demi masa depan generasi muda yang lebih baik.







